- Neraysho Kasanwirjo, diaspora berdarah Jawa, resmi dipinjamkan Fortuna Sittard dari Feyenoord sampai 2026.
- Kasanwirjo berpotensi dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia sebab belum pernah bermain di tim senior Belanda.
- Keberadaan Justin Hubner di Sittard membuka peluang lobi internal agar Kasanwirjo mau membela Merah Putih.
Suara.com - Skenario lobi internal yang sangat menarik kini terbuka bagi Timnas Indonesia. Talenta diaspora berdarah Jawa, Neraysho Kasanwirjo secara resmi telah bergabung dengan Fortuna Sittard.
Kepindahan ini membuatnya kini menjadi rekan satu tim dari bek andalan Garuda, Justin Hubner.
Kasanwirjo didatangkan oleh Fortuna Sittard dengan status pinjaman dari raksasa Belanda, Feyenoord hingga akhir musim 2025/2026.
"Fortuna Sittard telah memperkuat skuadnya dengan mendatangkan Neraysho Kasanwirjo. Bek serbaguna ini dipinjamkan dari Feyenoord hingga akhir musim," tulis akun Instagram resmi @fortuna.sittard.
Kepindahan ini tak pelak memicu spekulasi, mungkinkah pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman akan menugaskan Justin Hubner untuk merayu Kasanwirjo agar mau membela tanah leluhurnya.
Peluang untuk menaturalisasi Kasanwirjo memang masih terbuka sangat lebar. Bek serbaguna jebolan akademi Ajax Amsterdam ini belum pernah sekalipun mencatatkan penampilan untuk timnas senior Belanda.
Seluruh caps internasionalnya hanya terjadi di level kelompok umur. Artinya secara regulasi FIFA, ia masih sepenuhnya eligible untuk beralih federasi dan mengenakan seragam Merah Putih.
Koneksi Kasanwirjo dengan Indonesia berasal dari silsilah keluarganya yang merupakan keturunan Jawa dari Suriname.
Nama belakangnya yang sangat kental nuansa Jawa menjadi bukti dari akar leluhurnya yang merupakan bagian dari diaspora orang Jawa yang dibawa oleh Belanda ke Suriname pada masa kolonial.
Baca Juga: Hokky Caraka Minta Tolong ke John Herdman yang Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Dengan Justin Hubner kini berada di ruang ganti yang sama, pendekatan personal untuk menceritakan kebanggaan membela Timnas Indonesia bisa menjadi jurus maut yang tidak dimiliki oleh PSSI sebelumnya.