- Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol 2026 mengalahkan Real Madrid 3-2 di Arab Saudi pada 12 Januari.
- Lamine Yamal menghentikan siaran langsung Instagram karena Szczesny tampak merokok di ruang ganti.
- Insiden ini terjadi setelah kemenangan yang mengantarkan Barcelona meraih trofi ke-16 mereka.
Suara.com - Perayaan gelar Piala Super Spanyol 2026 Barcelona diwarnai momen unik yang langsung menyita perhatian publik.
Bintang Blaugrana, Lamine Yamal, mendadak menghentikan siaran langsung Instagram saat merekam suasana ruang ganti usai kemenangan atas Real Madrid.
Barcelona sukses menjuarai Piala Super Spanyol untuk ke-16 kalinya setelah menaklukkan rival abadi mereka dengan skor 3-2 di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Senin (12/1) dinihari WIB.
Dua gol Raphinha dan satu gol Robert Lewandowski memastikan trofi kembali ke Camp Nou, meski laga berlangsung sengit hingga menit akhir.
Usai pertandingan, suasana ruang ganti Barcelona dipenuhi euforia.
Lamine Yamal tak ingin melewatkan momen tersebut dan langsung melakukan Instagram Live, memperlihatkan dirinya dan rekan-rekan setim berjoget serta merayakan keberhasilan menumbangkan Real Madrid.
Namun, siaran langsung itu tak berlangsung lama. Yamal terlihat tiba-tiba membalik kamera ke arah dirinya sendiri sembari berkata, “Ini tidak bisa direkam,” sebelum akhirnya menghentikan live tersebut.
Aksi cepat Yamal itu diduga dilakukan setelah kamera secara singkat menangkap Wojciech Szczesny, kiper Barcelona asal Polandia, yang tampak sedang merokok di ruang ganti.
Momen singkat tersebut langsung disadari Yamal, yang kemudian memutuskan untuk menghentikan rekaman demi menghindari masalah.
Baca Juga: Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
Szczesny sendiri tidak bermain di laga final. Posisi penjaga gawang utama diisi oleh Joan Garcia dalam skuad asuhan Hansi Flick. Musim ini, kiper berusia 35 tahun itu telah mencatatkan sembilan penampilan di semua kompetisi.
Bagi Szczesny, isu merokok bukan hal baru. Ia pernah tersandung kontroversi serupa saat masih membela AS Roma dan Arsenal, yang bahkan berujung sanksi dari klub.
Terlepas dari insiden kecil tersebut, malam itu tetap menjadi momen bersejarah bagi Lamine Yamal. Di usia 18 tahun, ia kini telah mengoleksi lima trofi mayor bersama Barcelona, termasuk dua gelar Piala Super Spanyol secara beruntun.
Meski tidak mencetak gol atau assist di final, kontribusi Yamal sepanjang musim sangat signifikan. Ia telah menorehkan sembilan gol dan 11 assist dari 23 penampilan di semua ajang.
Kontributor: Azka Putra