- Alvaro Arbeloa resmi menjadi pelatih sementara Real Madrid pada 12 Januari 2026 menggantikan Xabi Alonso.
- Arbeloa merupakan legenda klub dan sebelumnya melatih tim akademi Real Madrid, termasuk Castilla.
- Sebagai pelatih, Arbeloa mengedepankan intensitas, disiplin posisi, dan kerap menggunakan formasi 4-3-3 menyerang.
Suara.com - Real Madrid resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara (caretaker manager) pada 12 Januari 2026.
Penunjukan ini dilakukan menyusul pemecatan Xabi Alonso setelah hanya tujuh bulan menukangi Los Blancos di tengah musim 2025/26.
Alvaro Arbeloa bukan sosok asing di lingkungan Real Madrid.
Mantan bek kanan timnas Spanyol itu merupakan legenda klub dan selama beberapa tahun terakhir berkarier sebagai pelatih di struktur akademi Madrid.
Arbeloa lahir di Salamanca, Spanyol, pada 17 Januari 1983.
Ia pensiun sebagai pemain pada 1 Juli 2017, dengan Real Madrid sebagai klub yang paling banyak ia bela sepanjang karier profesionalnya.
Sebelum gantung sepatu, Arbeloa juga sempat bermain untuk West Ham United di Liga Inggris.
Sebagai pemain, Arbeloa dikenal berkarakter keras, disiplin, dan memiliki mental juara, nilai yang kini diharapkan bisa ia tularkan ke ruang ganti tim utama Real Madrid yang tengah bergejolak.
![Siapa Alvaro Arbeloa? Mantan Lawan Jordi Amat yang Jadi Caretaker Real Madrid [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/13/91819-alvaro-arbeloa.jpg)
Rekam Jejak Kepelatihan
Baca Juga: 5 Alasan Real Madrid Pecat Xabi Alonso di Pertengahan Musim
Setelah pensiun, Alvaro Arbeloa langsung meniti jalur kepelatihan di akademi Real Madrid.
Ia menangani Real Madrid UEFA U-19 dan Real Madrid Castilla, dengan rata-rata masa kerja sebagai pelatih mencapai 1,63 tahun.
Di level usia muda, Arbeloa mencatat sejumlah hasil positif, terutama di ajang UEFA Youth League.
Ia sukses membawa tim muda Madrid tampil kompetitif melawan akademi-akademi elite Eropa seperti AC Milan, Liverpool, Borussia Dortmund, hingga RB Leipzig.
Pada musim 2025/26, Arbeloa menangani Real Madrid Castilla di ajang Primera Federación Grup I.
Dengan formasi favorit 4-3-3 menyerang, Castilla tampil cukup konsisten meski sempat mengalami naik-turun hasil.