- Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, melakukan kesalahan fatal dengan mengoper tumit ke kiper saat laga Piala FA melawan Barnsley.
- Kesalahan Szoboszlai tersebut membuat Barnsley mencetak gol balasan, memicu kritik keras dari kedua manajer tim.
- Manajer Barnsley dan Arne Slot Liverpool mengecam aksi tersebut sebagai kurangnya respek dan keputusan yang tidak perlu.
Suara.com - Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, menjadi sorotan tajam usai melakukan kesalahan fatal dalam kemenangan 4-1 The Reds atas Barnsley pada laga Piala FA di Anfield.
Aksi tak lazimnya dianggap sebagai bentuk kurangnya respek, bahkan memantik kritik dari kedua kubu.
Liverpool sebenarnya berada di atas angin setelah unggul 2-0. Szoboszlai pun membuka skor lewat gol spektakuler dari jarak sekitar 30 meter.
Namun momentum berubah ketika pemain asal Hungaria itu melakukan blunder di area pertahanan sendiri.
Tanpa tekanan berarti, Szoboszlai mencoba mengoper bola dengan tumit ke arah kiper, namun justru gagal total dan menghadiahkan peluang emas kepada gelandang Barnsley, Adam Phillips, yang dengan mudah memperkecil kedudukan.
Manajer Barnsley, Conor Hourihane, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Ia menilai tindakan Szoboszlai sebagai bentuk kurangnya rasa hormat terhadap lawan.
“Saya kecewa dengan pemain mereka. Saya tidak yakin dia akan melakukan hal seperti itu saat melawan Arsenal, Chelsea, atau di Liga Champions,” kata Hourihane dilansir dari Metro.uk
“Itu menunjukkan kurangnya respek dari sudut pandangnya,” tegasnya.
Baca Juga: Hasil Undian Putaran Keempat Piala FA 2025/26: Liverpool Jumpa Penakluk MU
Kritik juga datang dari pelatih Liverpool, Arne Slot.
Meski timnya akhirnya menang meyakinkan berkat dua gol tambahan di menit-menit akhir, Slot menilai keputusan Szoboszlai sangat tidak perlu.
“Itu pilihan yang aneh. Saya punya pendapat sendiri, tapi lebih baik saya bicarakan langsung dengan Dom,” ujar Slot.
“Memberikan gol semudah itu sangat memengaruhi mental tim. Itu jelas tidak membantu,” tambahnya.
Slot mengakui ini bukan kali pertama Liverpool kebobolan gol ceroboh saat unggul nyaman, namun insiden kali ini dinilainya paling menonjol.
Ia memastikan akan menggelar pembicaraan khusus dengan Szoboszlai untuk mengevaluasi insiden tersebut.