- Persib Bandung menjuarai paruh musim BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan Persija 1-0 di GBLA, Minggu (11/1/2026).
- Gol tunggal kemenangan Persib dicetak Beckham Putra Nugraha pada menit kelima, mengantarkan tim mengoleksi 38 poin.
- Pelatih Bojan Hodak puas namun menilai tim perlu perbaikan, terutama mengatasi kebobolan menit akhir dan penalti gagal.
Suara.com - Persib Bandung berhasil menjadi juara paruh musim kompetisi BRI Super League 2025/2026, setelah meraih kemenangan atas Persija Jakarta di pekan ke-17.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/1/2026), Persib unggul dengan skor 1-0 atas Persija.
Gol tunggal kemenangan Persib pada pertandingan pamungkas putaran pertama kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini dicetak oleh Beckham Putra Nugraha, saat memasuki menit ke 5.
Kemenangan atas Persija, membuat Persib mengumpulkan 38 poin dan menutup putaran pertama kompetisi BRI Super League 2025/2026 sebagai pemuncak klasemen.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya selama putaran pertama kompetisi BRI Super League 2025/2026, karena bisa naik ke puncak klasemen.
"Lihat, kami adalah nomor satu di liga jadi tentu saja saya merasa senang dan puas," kata Bojan Hodak.
![Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League, Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1). [Suara.com/Rahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/11/90564-persib-vs-persija.jpg)
Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini menilai penampilan anak asuhnya bisa lebih baik lagi, lantaran masih ada beberapa kekurangan.
"Tapi di waktu yang bersamaan, saya kami masih bisa lebih baik," ucap Bojan Hodak.
Beberapa kekurangan Persib pada putaran pertama diantaranya kebobolan di menit akhir hingga gagal memanfaatkan peluang dari penalti menjadi gol.
Baca Juga: Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak Pilih Fokus Target Utama Gelar Juara Akhir
"Kami kebobolan di beberapa pertandingan, kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti, ada lima penalti (gagal)," ungkapnya.
"Kami kebobolan di menit-menit akhir dalam 2-3 pertandingan yang membuat kami kehilangan poin," tegas Bojan Hodak.
Bojan Hodak tak menampik, meski timnya sempat kebobolan di menit-menit akhir, namun pasukannya juga bisa mencetak gol jelang berakhirnya laga dan berhasil meraih kemenangan.
"Tapi kami juga memenangkan pertandingan di menit-menit akhir," ujar pelatih yang membawa Persib back to back juara kompetisi Liga 1 ini.
Melihat penampilan dan posisi Persib saat ini kompetisi BRI Super League dan AFC Champions League Two 2025/2026.
Bojan Hodak menilai sejauh ini timnya sudah bermain bagus dan tinggal ditingkatkan lagi pada putaran kedua maupun di babak 16 AFC Champions League Two.