- Excelsior Rotterdam terancam degradasi akibat minimnya produktivitas gol, hanya mencetak 17 gol di paruh musim Eredivisie.
- Klub promosi tersebut meminjam winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, sebagai solusi penyerangan untuk musim ini.
- Media Belanda menyoroti potensi Jonathans berdasarkan performa moncernya saat bermain untuk Vitesse musim sebelumnya.
Suara.com - Lini serang yang tumpul dan ancaman degradasi menjadi dua masalah utama yang menghantui klub promosi Eredivisie, Excelsior Rotterdam musim ini.
Di tengah krisis inilah, nama winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans muncul sebagai obat yang diharapkan bisa menjadi juru selamat.
Statistik berbicara jelas. Hingga paruh musim, Excelsior menjadi tim kedua dengan produktivitas gol paling minim di liga, hanya mampu mencetak 17 gol dari 17 pertandingan.
Rata-rata satu gol per laga ini jelas tidak cukup untuk bersaing, membuat mereka kini terdampar di peringkat ke-14 dan hanya terpaut empat poin dari zona merah.
Keputusan mereka untuk meminjam Miliano Jonathans dari FC Utrecht pun mendapat sorotan positif dari media Belanda.
Voetbal Primeur secara spesifik menyebut sang winger sebagai rekrutan yang sangat dibutuhkan, terutama untuk mengisi pos sayap kanan yang dinilai tampil kurang mengesankan.
"Excelsior melihat Jonathans sebagai penguatan yang sangat dibutuhkan di sayap kanan, posisi di mana Derensili Sanches Fernandes belum menunjukkan performa yang mengesankan musim ini," tulis media Belanda, Voetbal Primeur.
Optimisme media Belanda ini bukan tanpa dasar. Mereka tidak melihat statistik Jonathans yang melempem di FC Utrecht, di mana ia hanya mencatatkan satu assist dan nihil gol dari 24 laga sebagai sebuah masalah.
Sebaliknya, mereka justru berkaca pada performa monster yang pernah ia tunjukkan sebelumnya.
Baca Juga: Miliano Jonathan Resmi Gabung Excelsior: Berharap Dapat Menit Bermain
Mereka menyoroti bagaimana pada paruh pertama musim lalu, saat masih berseragam Vitesse, Jonathans tampil menggila dengan mencetak 11 gol dari 18 pertandingan.
Potensi yang tertidur inilah yang kini coba dibangkitkan kembali oleh Excelsior.
"Musim lalu, Jonathans mencetak sebelas gol dalam delapan belas pertandingan di Keuken Kampioen Divisie pada paruh pertama musim, tetapi ia belum mampu mengembalikan performa tersebut sejak pindah ke FC Utrecht. Menjadi potensi yang menarik bagi Excelsior," lanjut pemberitaan tersebut.
Bagi Excelsior, ini adalah sebuah pertaruhan cerdas. Bagi Miliano Jonathans, ini adalah panggung pembuktian yang sempurna.
Mampukah sang winger Timnas Indonesia ini menjawab kepercayaan, menemukan kembali sentuhan magisnya, dan menjadi pahlawan penyelamat bagi klub barunya.