-
Miliano Jonathans resmi dipinjamkan FC Utrecht ke Excelsior Rotterdam hingga akhir musim 2026.
-
Pemain sayap keturunan Depok ini mencari menit bermain lebih banyak di klub barunya.
-
Excelsior berharap kehadiran Jonathans mampu memperbaiki masalah produktivitas gol yang sedang mereka alami.
Suara.com - Panggung sepak bola kasta tertinggi Belanda atau Eredivisie baru saja menyaksikan perpindahan strategis seorang talenta berbakat.
Sosok pemain sayap lincah yang memiliki darah keturunan Depok tersebut kini resmi berganti seragam klub.
Miliano Jonathans telah mengambil langkah krusial untuk melanjutkan pengabdian profesionalnya bersama klub Excelsior Rotterdam.
Kepastian mengenai kesepakatan transfer ini dipublikasikan secara formal oleh pihak manajemen klub pada pertengahan Januari 2026.
Langkah ini diambil sebagai solusi atas dinamika kompetisi yang sangat kompetitif di skuad lamanya sebelumnya.
Manajemen Excelsior Rotterdam berhasil mengamankan jasa pemain berusia 21 tahun ini dengan skema pinjaman.
Durasi masa peminjaman tersebut dijadwalkan akan berlangsung hingga berakhirnya kalender kompetisi musim 2025/2026.
Sebelumnya Jonathans merupakan bagian dari FC Utrecht yang memiliki ambisi besar di papan atas klasemen.
Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa jam terbang yang ia miliki masih tergolong sangat minim.
Baca Juga: Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF
Faktor inilah yang kemudian mendorong kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar melalui peminjaman.
Data statistik menunjukkan bahwa Jonathans sebenarnya terlibat dalam 19 pertandingan di berbagai ajang kompetisi.
Sayangnya porsi bermain dalam kasta tertinggi Liga Belanda atau Eredivisie hanya berjumlah tujuh laga.
Minimnya kesempatan starter membuat performa Jonathans belum bisa tereksplorasi secara mendalam pada musim berjalan ini.
Kerap kali ia hanya dimasukkan sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir babak kedua saja.
Oleh sebab itu kepindahan ke Rotterdam dianggap sebagai kesempatan emas untuk membuktikan kapasitas aslinya.
Pemain muda ini membawa kepercayaan diri tinggi ke stadion baru untuk membantu meningkatkan daya serang.
Ia meyakini bahwa sentuhan teknik dan kemampuannya dalam mencetak angka akan menjadi aset berharga.
"Saya berharap dapat meningkatkan peluang bermain saya di sini dan juga berkembang dengan baik. Itu yang terpenting bagi saya. Saya seorang pemain sayap dengan teknik yang bagus, saya memiliki permainan yang baik, dan saya juga bisa mencetak gol atau memberikan assist. Saya berharap para suporter dapat segera bersorak di tribune," ujar Jonathans dikutip dari situs Excelsior.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen penuh sang pemain untuk segera beradaptasi dengan atmosfer tim barunya.
Kini fokus utamanya adalah mendapatkan posisi utama dalam skema formasi yang diterapkan oleh pelatih.
Kebutuhan akan penyerang sayap baru di kubu Excelsior memang tergolong sudah sangat mendesak.
Tim ini sedang mengalami paceklik gol yang cukup mengkhawatirkan sepanjang putaran pertama kompetisi musim ini.
Hingga saat berita ini dirilis tim asal kota Rotterdam tersebut baru mengoleksi 17 gol saja.
Angka tersebut menempatkan mereka sebagai tim paling tidak produktif kedua di seluruh liga Eredivisie.
Hanya NAC Breda yang memiliki catatan lebih buruk dengan perolehan sebanyak 16 gol sejauh ini.
Kondisi lini depan yang tumpul berdampak signifikan pada posisi mereka di tabel klasemen sementara.
Excelsior Rotterdam masih tertahan di peringkat ke-14 dengan total raihan poin sebanyak 19 angka.
Kedatangan Jonathans diproyeksikan mampu mendongkrak daya gedor tim agar terhindar dari zona bahaya degradasi.
Visi bermain dan kecepatan yang dimiliki Jonathans diharapkan menjadi pembeda dalam strategi serangan balik cepat.
Kini publik menanti aksi nyata pemain berdarah Indonesia tersebut untuk membawa Excelsior naik ke papan tengah.