- Juwensley Onstein telah merampungkan tes medis di Barcelona dan segera menandatangani kontrak resmi untuk bergabung dengan skuad Barca Atletic.
- Bek berusia 18 tahun yang memiliki kakek kelahiran Medan ini memilih Barcelona sebagai prioritas utamanya meski sempat mendapat tawaran dari klub lain.
- Perekrutan Onstein merupakan bagian dari strategi scouting agresif Joao Amaral untuk mengamankan talenta muda potensial demi kebutuhan tim masa depan.
Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Juwensley Onstein, dilaporkan telah resmi merampungkan seluruh proses tes medis untuk segera bergabung dengan raksasa Liga Spanyol, Barcelona.
Bek muda potensial berusia 18 tahun ini didatangkan oleh kubu Blaugrana dari klub Belgia, KRC Genk, melalui kesepakatan transfer yang berjalan cukup cepat pada bursa transfer kali ini.
Langkah strategis Barcelona untuk meminang Juwensley Onstein diharapkan mampu menambah kekuatan lini belakang Barca Atletic sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi skuad utama asuhan Hansi Flick.
Berdasarkan laporan jurnalis media SPORT, Carlos Monfort, Juwensley Onstein sudah menjalani rangkaian tes medis di markas Barcelona pada Selasa pagi waktu setempat.
Kini sang pemain hanya tinggal menunggu proses penandatanganan kontrak resmi yang dijadwalkan akan berlangsung di Ciutat Esportiva Joan Gamper dalam satu atau dua hari ke depan.
Nantinya, Juwensley Onstein akan terlebih dahulu didaftarkan sebagai bagian dari skuad Barca Atletic atau tim cadangan Barcelona.
Pihak manajemen Barcelona menginginkan agar sang pemain bisa segera mengikuti sesi latihan normal untuk mempercepat proses adaptasi dengan gaya bermain tim.
Meski sempat mendapatkan godaan dari beberapa klub besar lainnya, Juwensley Onstein dikabarkan hanya mau pindah ke Barcelona sebagai prioritas utamanya.
Pemain muda yang memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang lahir di Medan ini merasa proyek olahraga di Catalunya sangat menjanjikan bagi kariernya.
Baca Juga: Pemain Keturunan Filipina Dro Fernandez Resmi ke PSG Diikat Kontrak 4,5 Tahun
Sistem pembinaan talenta muda milik Barcelona menjadi daya tarik utama bagi bek bertinggi badan ideal ini untuk terus berkembang di level tertinggi.
Di bawah arahan pelatih Juliano Belletti di Barca Atletic, Juwensley Onstein diharapkan mampu menunjukkan performa impresif agar bisa segera menembus tim senior.
Proses perekrutan ini juga menjadi bagian dari strategi baru departemen scouting Barcelona yang kini dipimpin oleh Joao Amaral.
Barcelona saat ini menerapkan kebijakan yang sangat agresif dalam memburu talenta muda berbakat di luar negeri sebelum nilainya melonjak di pasar transfer.
Strategi ini bertujuan untuk mengamankan pemain potensial lebih awal sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan prestasi bagi klub di masa depan.
Kontributor: M.Faqih