Rivalitas Lama Terulang, Anthony Hudson Soroti Kualitas John Herdman di Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 19 Januari 2026 | 18:05 WIB
Rivalitas Lama Terulang, Anthony Hudson Soroti Kualitas John Herdman di Timnas Indonesia
John Herdman (Suara.com)
baca 10 detik
  • Anthony Hudson merasa lega Thailand terhindar dari grup yang sama dengan Timnas Indonesia.

  • John Herdman dianggap sebagai pelatih kompetitif yang membuat kekuatan Indonesia semakin menakutkan bagi lawan.

  • Timnas Indonesia berambisi meraih gelar juara perdana setelah enam kali gagal di final.

Suara.com - Gelaran kompetisi sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara yakni Piala AFF 2026 resmi dimulai.

Hasil pembagian grup menempatkan c berada di jalur yang berbeda dengan Indonesia.

Kondisi tersebut ternyata membawa kelegaan tersendiri bagi nakhoda tim nasional Thailand saat ini yakni Anthony Hudson.

Anthony Hudson memandang peta kekuatan lawan di turnamen edisi kali ini sangat dinamis dan berbahaya.

Terpisahnya jalur pertemuan lebih awal dengan skuad Garuda dianggap sebagai sebuah keberuntungan bagi tim Gajah Perang.

Faktor utama ketakutan pelatih Thailand tersebut bersumber dari sosok juru taktik baru Timnas Indonesia.

John Herdman yang kini memegang kendali skuad Garuda dinilai sebagai sosok pelatih dengan karakter ganas.

Hudson memiliki sejarah panjang dan kedekatan profesional yang sangat mendalam dengan pelatih asal Inggris tersebut.

Keduanya tercatat pernah membangun karier kepelatihan di wilayah sepak bola Amerika Utara serta kawasan Oseania.

baca juga

“Saya sudah cukup lama mengenal John. Kami sering berada di lingkungan sepakbola yang sama di beberapa negara,” kata Hudson melalui keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Saat Anthony Hudson menahkodai timnas Selandia Baru tahun 2014, Herdman sedang memimpin timnas putri negara tersebut.

Kolaborasi serta persaingan profesional mereka terus berlanjut hingga keduanya merambah ke kompetisi di Amerika Serikat.

Hudson sempat menjadi bagian dari staf teknis Amerika Serikat sementara John Herdman sukses membawa transformasi bagi Kanada.

Pengalaman keduanya di Major League Soccer juga menjadi bukti kualitas strategi yang akan mereka terapkan sekarang.

“Dia sosok yang baik dan pelatih yang sangat kompetitif. Jadi, saya senang kami berada di grup yang terpisah,” lanjutnya.

Indonesia kini harus berjuang keras di Grup A yang dihuni oleh banyak tim kuda hitam.

Lawan-lawan berat seperti Vietnam dan Singapura dipastikan akan menyulitkan langkah John Herdman menuju babak selanjutnya.

Selain itu terdapat Kamboja serta pemenang kualifikasi antara Brunei Darussalam atau Timor Leste yang mengintai.

Hudson memprediksi bahwa persaingan untuk memperebutkan tiket semifinal di grup tersebut akan sangat menguras tenaga.

“Indonesia berada di grup yang cukup rumit. Ada Vietnam, ada Singapura, dan beberapa tim lain yang tidak bisa diremehkan. Banyak pertandingan berat di sana,” pungkasnya.

Thailand sendiri akan bersaing di Grup B bersama rival abadi mereka yakni Malaysia dan Filipina.

Dua kontestan lain yang mengisi slot grup tersebut adalah Myanmar dan Laos yang kerap mengejutkan.

Meski berada di grup yang relatif stabil, Hudson tetap fokus mempersiapkan mentalitas bertanding anak asuhnya.

Ambisi Thailand untuk mempertahankan dominasi di Asia Tenggara tentu akan mendapat tantangan dari strategi modern Herdman.

Kehadiran pelatih kelas dunia di turnamen ini diyakini akan meningkatkan level permainan seluruh tim peserta.

Bagi Indonesia turnamen tahun 2026 merupakan momentum krusial untuk memutus kutukan panjang di partai puncak.

Sepanjang sejarah keikutsertaannya, tim Merah Putih tercatat sudah enam kali masuk ke babak final namun gagal.

Hingga saat ini status juara Piala AFF masih menjadi target utama yang belum pernah berhasil diraih.

Sentuhan dingin John Herdman diharapkan mampu mengubah nasib Timnas Indonesia untuk pertama kalinya menjadi raja ASEAN.

Dukungan penuh publik tanah air menjadi modal besar bagi perjuangan Garuda di bawah arahan pelatih berpengalaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulgaria Resmi Bergabung, Bakal Menjadi Penyelamat Marwah FIFA Series 2026 Indonesia?

Bulgaria Resmi Bergabung, Bakal Menjadi Penyelamat Marwah FIFA Series 2026 Indonesia?

Your Say | Senin, 19 Januari 2026 | 11:33 WIB

Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF

Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF

Bola | Senin, 19 Januari 2026 | 11:30 WIB

Pascal Struijk Komen Suporter Timnas Indonesia Ingin Ia Dinaturalisasi: Itu Cukup Lucu

Pascal Struijk Komen Suporter Timnas Indonesia Ingin Ia Dinaturalisasi: Itu Cukup Lucu

Bola | Senin, 19 Januari 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×