- Paul Scholes menerima pesan langsung dari Lisandro Martinez di Instagram terkait hilangnya rasa hormat akibat kritik vokal.
- Martinez merespons kritik Scholes mengenai postur dengan penampilan solid saat MU mengalahkan Manchester City 2-0.
- Scholes mengakui komentarnya bernada candaan namun menegaskan pandangannya tentang konsistensi Martinez belum berubah.
Suara.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengungkap kisah panas di balik hubungannya dengan Lisandro Martinez.
Mantan gelandang Setan Merah itu mengaku pernah menerima pesan langsung dari sang bek melalui Instagram, yang berisi pernyataan bahwa Martinez telah kehilangan semua rasa hormat kepadanya sebagai pundit.
Scholes memang dikenal vokal mengkritik Martinez sejak bek asal Argentina itu bergabung dengan Manchester United sekitar tiga setengah musim lalu.
Kritik terbarunya kembali mencuat jelang Derby Manchester akhir pekan lalu, ketika Scholes mempertanyakan kemampuan Martinez menjaga Erling Haaland, bahkan menyelipkan candaan soal perbedaan postur tubuh.
Dalam podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes bersama Nicky Butt melontarkan komentar bernada bercanda, menyebut Haaland bisa dengan mudah mengangkat Martinez dan berlari bersamanya.
Pernyataan itu memicu respons keras dari sang pemain. Namun, Martinez menjawab kritik tersebut di lapangan.
Ia tampil luar biasa saat Manchester United secara mengejutkan menaklukkan Manchester City 2-0 di Old Trafford, dalam laga debut Michael Carrick sebagai pelatih interim.
Haaland dibuat frustrasi sepanjang pertandingan berkat penampilan solid Martinez.
Usai laga, Martinez menegaskan dirinya tidak peduli dengan komentar Scholes. Bahkan, ia sempat menantang legenda United itu untuk berbicara langsung dengannya kapan saja.
Baca Juga: Ikuti Jejak Sang Ayah! Anak Robin van Persie Cetak Dua Gol Sensasional dalam Debut Profesional
Sehari kemudian, Scholes membalas dengan nada lebih santai melalui Instagram, menyampaikan apresiasi atas performa Martinez dan menuliskan pesan bercanda, “Senang melihatmu tampil bagus… teh tanpa gula, ya.”
Dalam episode terbaru podcast tersebut, Scholes mencoba meredam situasi.
Ia mengakui komentar sebelumnya bersifat bercanda, tidak serius dan mungkin bisa disampaikan dengan pilihan kata yang lebih baik.
Meski begitu, ia juga membuka fakta bahwa ini bukan kali pertama Martinez bereaksi keras.
“Kami pernah bertukar pesan di Instagram cukup lama lalu. Dia tidak senang dengan sesuatu yang saya katakan dan bilang telah kehilangan semua rasa hormat kepada saya,” ujar Scholes.
Meski memuji performa Martinez saat derby, Scholes menegaskan pandangannya belum berubah sepenuhnya.