Siapa Raihan Alfariq? Kiper Brutal Tendang Dada Pemain Persikaba Blora di Liga 4

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 22 Januari 2026 | 17:03 WIB
Siapa Raihan Alfariq? Kiper Brutal Tendang Dada Pemain Persikaba Blora di Liga 4
Raihan Alfariq (Dok PSIR Rembang)
  • Kiper PSIR Raihan Alfariq melakukan tendangan brutal ke dada pemain Persikaba Rizal Dimas Agesta.

  • Wasit tidak memberikan hukuman kartu meski korban mengalami luka dan membutuhkan bantuan oksigen.

  • Persikaba resmi menolak permintaan maaf manajemen PSIR meski mereka dipastikan lolos 16 besar.

Suara.com - Kericuhan mewarnai kompetisi kasta terendah sepak bola Indonesia saat laga antara PSIR Rembang melawan Persikaba Blora.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Krida pada Rabu (21/1) tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Namun hasil imbang tersebut tertutup oleh aksi kekerasan yang dilakukan penjaga gawang tuan rumah terhadap pemain lawan.

Raihan Alfariq selaku kiper PSIR melakukan tindakan yang sangat membahayakan keselamatan pemain Persikaba yakni Rizal Dimas Agesta.

Kejadian bermula ketika tim tamu mendapatkan kesempatan lewat bola mati yang diarahkan langsung ke area pertahanan lawan.

Dalam video yang beredar luas terlihat momen mencekam saat Rizal Dimas berusaha menyambut datangnya bola di kotak penalti.

Kiper Raihan Alfariq sebenarnya mencoba mengadang pergerakan bola namun ia kalah cepat dari sundulan pemain Persikaba lainnya.

Setelah gagal mengamankan bola di udara sang kiper justru mengangkat kaki kanannya sangat tinggi melampaui batas pinggang.

Kaki Raihan menghantam keras bagian dada Rizal Dimas yang saat itu berada tepat di hadapan sang penjaga gawang.

Benturan keras tersebut membuat Rizal langsung terjatuh dan tidak mampu melanjutkan permainan dengan kondisi normal.

Kejadian ini memicu kemarahan publik lantaran wasit yang memimpin laga tidak memberikan respons tegas atas pelanggaran itu.

Sang pengadil lapangan tidak mencabut kartu merah bahkan tidak menganggap aksi tersebut sebagai sebuah bentuk pelanggaran berat.

Padahal rekaman video menunjukkan dengan jelas bagaimana kaki Raihan mendarat telak di tubuh bagian atas Rizal Dimas.

Dampak dari terjangan tersebut sangat fatal bagi kondisi fisik pemain Persikaba yang menjadi korban di lapangan hijau.

Tim medis segera memberikan pertolongan pertama karena korban mengalami luka cukup serius pada bagian dada sebelah kanan.

Pihak Persikaba mengungkapkan bahwa Rizal Dimas mengalami kesulitan bernapas sehingga harus dibantu dengan peralatan oksigen tambahan.

Foto-foto luka memar di tubuh Rizal juga tersebar sebagai bukti betapa kasarnya tindakan yang dilakukan oleh kiper lawan.

Merespons gelombang protes yang muncul pihak manajemen PSIR Rembang akhirnya memberikan pernyataan resmi melalui kanal media sosial.

Raihan Alfariq didampingi sang manajer menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan tidak sportif yang telah terjadi.

Namun upaya damai tersebut kabarnya tidak berjalan mulus lantaran adanya penolakan dari pihak manajemen tim lawan.

Dalam video tersebut Rasno mengatakan manajemen Persikaba menolak permintaan maaf mereka secara langsung.

Penolakan ini didasari oleh rasa kecewa yang mendalam atas risiko nyawa yang harus ditanggung oleh pemain mereka.

Meskipun harus melewati laga dengan penuh intimidasi dan kekerasan fisik Persikaba tetap berhasil mengamankan poin penting.

Hasil imbang tanpa gol ini sudah cukup untuk membawa tim asal Blora tersebut melaju ke babak selanjutnya.

Persikaba dipastikan tetap lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah meski membawa luka dari Stadion Krida.

Kasus ini menambah daftar panjang buruknya kepemimpinan wasit dalam mengawasi jalannya pertandingan sepak bola di kasta bawah.

Banyak pihak menuntut PSSI Jawa Tengah untuk melakukan investigasi mendalam terhadap kinerja wasit pada laga panas tersebut.

Sanksi berat juga diharapkan jatuh kepada pemain yang terbukti melakukan tindakan sengaja yang mencederai lawan dengan brutal.

Keselamatan atlet harus menjadi prioritas utama di atas sekadar hasil akhir sebuah pertandingan sepak bola profesional maupun amatir.

Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh klub agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas saat bertanding.

Tragedi tendangan kungfu ini telah mencoreng semangat kompetisi Liga 4 yang seharusnya menjadi wadah pembibitan talenta muda.

Raihan Alfariq kini menjadi pusat perhatian negatif dari para pecinta sepak bola nasional akibat aksinya yang sangat berbahaya.

Sedangkan Rizal Dimas masih menjalani proses pemulihan agar bisa kembali memperkuat Persikaba di babak 16 besar mendatang.

Dukungan terus mengalir bagi tim Persikaba agar tetap fokus mengejar prestasi meski menghadapi rintangan non-teknis yang sangat keras.

Liga 4 Jawa Tengah musim ini dipastikan akan semakin kompetitif dengan pengawasan ketat dari para penggemar sepak bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Malu! Tendangan Kungfu di Liga Indonesia Masuk Pemberitaan Internasional

Bikin Malu! Tendangan Kungfu di Liga Indonesia Masuk Pemberitaan Internasional

Bola | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:15 WIB

Pemain KAFI FC Dwi Pilihanto Dilarang Main Sepakbola Seumur Hidup!

Pemain KAFI FC Dwi Pilihanto Dilarang Main Sepakbola Seumur Hidup!

Bola | Kamis, 08 Januari 2026 | 07:50 WIB

Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko

Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 12:14 WIB

Terkini

Rapor Merah Mozambik Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Skuad Garuda Mudah Menang?

Rapor Merah Mozambik Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Skuad Garuda Mudah Menang?

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:20 WIB

Panitia Piala AFF U-19 2026 Bakal Ganti ID Card Petugas demi Berantas Penonton Gelap

Panitia Piala AFF U-19 2026 Bakal Ganti ID Card Petugas demi Berantas Penonton Gelap

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:57 WIB

Erick Thohir Ungkap Progres Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Segera Masuk DPR?

Erick Thohir Ungkap Progres Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Segera Masuk DPR?

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wajah Retak, Rahang Patah Anak Zinedine Zidane Tetap Siap Tempur di Piala Dunia 2026

Wajah Retak, Rahang Patah Anak Zinedine Zidane Tetap Siap Tempur di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55 WIB

Jurrien Timber Dicoret dari Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026

Jurrien Timber Dicoret dari Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:50 WIB

Daftar 10 Bintang Absen di Piala Dunia 2026: Cedera Hantam Brasil hingga Belanda

Daftar 10 Bintang Absen di Piala Dunia 2026: Cedera Hantam Brasil hingga Belanda

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:48 WIB

William Saliba Pulih dari Cedera Punggung, Siap Perkuat Prancis di Piala Dunia 2026

William Saliba Pulih dari Cedera Punggung, Siap Perkuat Prancis di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:45 WIB

Kata-kata Mengancam Pelatih Mozambik ke Timnas Indonesia

Kata-kata Mengancam Pelatih Mozambik ke Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41 WIB

Christian Eriksen Beri Kabar Terkini Setelah Kolaps di Lapangan, Kini Sudah Pulang ke Rumah

Christian Eriksen Beri Kabar Terkini Setelah Kolaps di Lapangan, Kini Sudah Pulang ke Rumah

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41 WIB

Imigrasi AS Deportasi Wasit Terbaik Afrika di Piala Dunia 2026, FIFA Lepas Tangan

Imigrasi AS Deportasi Wasit Terbaik Afrika di Piala Dunia 2026, FIFA Lepas Tangan

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:40 WIB