- Persija Jakarta menjamu Madura United di GBK meski kehilangan lima pemain kunci utama.
- Dony Tri Pamungkas tegaskan kesiapan mental tim raih poin penuh di hadapan Jakmania.
- Persija fokus selesaikan 17 laga sisa demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi saksi perjuangan berat skuad Macan Kemayoran pekan ini.
Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Madura United dalam laga lanjutan kompetisi yang diprediksi berlangsung sangat sengit.
Pertandingan bergengsi tersebut bakal bergulir pada Jumat malam tanggal 23 Januari 2026 pukul 19.00 WIB.
Pemain muda berbakat Dony Tri Pamungkas menyatakan bahwa seluruh rekan setimnya sudah dalam kondisi siap tempur.
Kemenangan menjadi target utama demi menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara musim ini.
Namun tantangan besar harus dihadapi tuan rumah karena kehilangan banyak pilar penting sekaligus dalam laga.
Beberapa nama utama terpaksa menepi dari lapangan hijau akibat sanksi disiplin dan masalah kebugaran fisik.
Absensi ini tentu menjadi ujian kecerdasan bagi pelatih dalam meramu strategi alternatif di lapangan nanti.
Kekuatan lini serang dan tengah Persija dipastikan berkurang tanpa kehadiran para pemain asing andalan mereka.
Baca Juga: Duel Emosional Mauricio Souza, Mampukah Persija Jakarta Benamkan Madura United ke Zona Merah?
Kondisi tim yang sedang compang-camping ini menjadi sorotan utama bagi para pecinta sepak bola nasional.
Sanksi dari Komite Disiplin PSSI membuat Fabio Calonego dan Ryo Matsumura tidak bisa memperkuat tim.
Selain mereka berdua nama Van Basty Sousa dan Bruno Tubarao juga dipastikan harus menonton dari tribun.
Nasib kurang beruntung juga menimpa Hanif Sjahbandi yang masih bergelut dengan proses pemulihan cedera seriusnya.
Sousa menambah daftar panjang pemain yang absen karena selain terkena sanksi ia juga sedang cedera.
Meski kehilangan banyak nama besar tim pelatih Persija sudah menyiapkan skema cadangan sejak jauh hari.
Selama satu pekan terakhir porsi latihan khusus telah diberikan untuk menutup celah lubang yang ditinggalkan.
Dony Tri Pamungkas menegaskan bahwa keterbatasan jumlah pemain bukan menjadi alasan untuk tampil loyo di kandang.
Semua pemain yang masuk dalam daftar susunan pemain memiliki kualitas yang setara untuk menjalankan mandat pelatih.
Mentalitas juara tetap tertanam kuat di benak para pemain Persija menjelang kick-off melawan Laskar Sape Kerrab.
Dony memberikan pernyataan resmi terkait kesiapan timnya dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan besar tersebut.
“Untuk pertandingan besok, kami semua siap. Memang ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain, tapi kami semua siap untuk pertandingan besok. Semua persiapan pun berjalan dengan lancar. Besok merupakan pertandingan yang penting," kata Dony sehari jelang laga.
Pemain sayap kiri ini juga sangat mengharapkan kehadiran ribuan Jakmania untuk membakar semangat tim di stadion.
Dukungan langsung dari suporter dianggap sebagai pemain kedua belas yang mampu mengubah keadaan di saat sulit.
“Kami berharap untuk suporter bisa ramai datang ke stadion untuk mendukung. Kami optimistis bisa mendapatkan tiga poin,” jelasnya.
Ambisi meraih poin penuh ini sangat realistis mengingat performa stabil Persija sepanjang putaran pertama musim ini.
Persija Jakarta menutup paruh pertama liga dengan catatan yang cukup impresif bagi tim ibu kota.
Keberhasilan menduduki peringkat ketiga klasemen sementara menjadi bukti solidnya permainan kolektif yang mereka terapkan selama ini.
Pencapaian tersebut menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Dony dan kawan-kawan untuk terus konsisten di jalur juara.
Pemain timnas Indonesia ini melihat fondasi taktik yang dibangun pelatih sudah mulai menunjukkan hasil yang nyata.
Setiap laga di putaran kedua dianggap sebagai partai final yang wajib dimenangkan dengan perjuangan yang ekstra keras.
Meskipun harapan mengangkat trofi masih terbuka lebar manajemen tim memilih untuk bersikap tetap membumi.
Mereka enggan terbebani dengan ekspektasi juara yang terlalu dini dan lebih memilih fokus pada teknis.
Dony menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dari satu laga ke laga berikutnya tanpa meremehkan lawan manapun.
Perjalanan kompetisi yang masih menyisakan belasan pertandingan menuntut stamina dan fokus yang sangat luar biasa tinggi.
Strategi jangka pendek ini diambil agar performa tim tidak merosot akibat tekanan mental yang berlebihan nantinya.
“Menurut saya, Alhamdulillah putaran pertama sudah kami lalui dan berhasil finish di posisi ketiga," jelasnya.
Keberhasilan menembus tiga besar menjadi modal psikologis yang sangat penting bagi keberlanjutan kampanye mereka di liga.
Setiap poin yang didapatkan di GBK akan sangat menentukan posisi akhir mereka di tabel klasemen musim ini.
"Yang pasti itu akan menjadi motivasi,. Terkait untuk menjadi juara mungkin perjalanan masih sangat panjang. Masih ada 17 pertandingan lagi. Yang pasti kami fokus dari setiap pertandingan demi pertandingan,” pungkasnya.
Persija Jakarta kini tinggal membuktikan kata-kata mereka di atas rumput hijau Stadion Utama Gelora Bung Karno.