- Direktur olahraga Barcelona, Deco, mengincar Juwensley Onstein yang dianggap prospek bek tengah dengan potensi besar.
- Onstein adalah bek tengah berusia 18 tahun dari Genk, berdarah Indonesia, Belanda, dan Suriname yang sudah main senior.
- Barcelona berpotensi mendapatkan Onstein setelah mengalahkan AC Milan, karena pemain tersebut condong ke Blaugrana.
Suara.com - Keinginan Barcelona untuk mendatangkan pemain keturunan Indonesia, Juwensley Onstein tak lepas dari strategi transfer yang dilakukan oleh direktur olahraga Deco.
Deco seperti dilansir dari pdeportivo.com menganggap pemain keturunan Medan itu sebagai permata baru untuk sektor lini belakang.
"Onstein dipandang sebagai permata baru di sektor bek tengah, pemain muda dengan potensi besar yang dinilai mampu berkembang menjadi figur di jantung pertahanan Barcelona," ulas media Spanyol itu.
Juwensley Onstein merupakan bek tengah berusia 18 tahun kelahiran Belanda. Ia diketahui memiliki darah Belanda, Suriname dan Indonesia.
Onstein menimba ilmu sepak bola di akademi Vitesse dan Ajax, sebelum melanjutkan kariernya ke klub Belgia, Genk, pada 2023.
![Selangkah Lagi Gabung ke Barcelona, Pemain Keturunan Medan: Saya Seorang Pemenang! [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/24/55808-juwensley-onstein.jpg)
Pada musim lalu, Onstein sudah mencicipi level senior dengan mencatatkan lebih dari 1.000 menit bermain dalam 16 pertandingan bersama Genk.
Musim ini ia belum banyak tampil karena faktor absensi dan cedera, namun setiap kali dipercaya bermain, performanya dinilai tetap solid.
Secara fisik, Onstein memiliki postur ideal sebagai bek tengah modern dengan tinggi badan 1,88 meter, didukung kekuatan fisik dan mobilitas yang baik.
Selain itu, ia juga dikenal memiliki visi bermain yang matang serta mentalitas kuat, dua aspek yang sangat dihargai dalam filosofi Barcelona.
Baca Juga: Pemilu Barcelona Maret 2026 Memanas, Hansi Flick Pasang Badan untuk Joan Laporta
Meski masih membutuhkan penyempurnaan dalam hal pengambilan keputusan dan ketenangan saat menguasai bola, kualitas dasar Onstein dinilai sangat menjanjikan.
Bahkan, menurut laporan jurnalis Matteo Moretto, Onstein sempat mencapai kesepakatan dengan AC Milan, namun proses tersebut dihentikan ketika Barcelona masuk dalam perburuan.
Keinginan sang pemain disebut condong ke Blaugrana. Jika transfer terealisasi, Onstein berpotensi menjadi rekrutan murah namun bernilai tinggi bagi Barcelona.
Menariknya, ia merupakan bek kidal, sehingga dinilai cocok untuk dipasangkan dengan Pau Cubarsí di masa depan.
Kontributor: Adam Ali