- Roy Keane mengkritik keras Michael Carrick tidak layak menjadi manajer permanen Manchester United pasca menang.
- Manchester United mengalahkan Arsenal 3-2 di Emirates Stadium lewat gol penentu Matheus Cunha menit 87.
- Kemenangan dramatis ini membawa Manchester United naik ke posisi keempat klasemen sementara Premier League.
Suara.com - Legenda Manchester United, Roy Keane, mengeluarkan kritik pedas terhadap Michael Carrick usai kemenangan mengejutkan United 3-2 atas Arsenal di Emirates Stadium, Senin (26/1/2026) dinihari WIB.
Keane menegaskan bahwa Carrick tidak pantas diberikan posisi manajer permanen meski timnya terus meraih kemenangan.
Kemenangan dramatis ini ditentukan oleh gol Matheus Cunha pada menit ke-87, yang membuat Emirates Stadium terdiam.
Manchester United sempat tertinggal setelah Lisandro Martinez mencetak gol bunuh diri pada menit ke-30.
Namun, kesalahan Martin Zubimendi memberi United gol penyama melalui Bryan Mbeumo, sebelum Patrick Dorgu membawa tim tamu unggul di menit ke-50.
![Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Arsenal Dipermalukan Manchester United di Emirates [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/26/31675-matheus-cunha.jpg)
Arsenal sempat menyamakan skor lewat Mikel Merino pada menit ke-84, namun Cunha memastikan tiga poin bagi United dengan tendangan luar biasa.
Hasil ini membuat Red Devils naik ke posisi keempat, sekaligus mencatat enam poin dari pertandingan melawan dua tim papan atas Premier League.
Meski Carrick mendapat pujian atas awal impresifnya sebagai manajer sementara, Keane tetap skeptis.
“Saya rasa jika United menang setiap pertandingan hingga akhir musim sekalipun, saya tetap tidak akan memberinya job permanen. Mereka butuh manajer yang lebih besar dan berpengalaman untuk membawa United memenangkan gelar liga,” kata Keane dilansir dari Metro.uk
Baca Juga: Rekor 121 Laga Dihancurkan Manchester United, Arteta Singgung Ejekan Suporter di Emirates
Carrick, meski meraih dua kemenangan besar melawan tim papan atas, dinilai Keane belum siap menghadapi tantangan besar di Manchester United, terutama untuk mempertahankan konsistensi dan meraih gelar utama di musim-musim mendatang.
Dalam laga dinihari tadi, performa beberapa pemain Arsenal menjadi sorotan.
Martin Zubimendi melakukan kesalahan fatal yang memudahkan Mbeumo mencetak gol, sementara Gabriel Jesus gagal menunjukkan dampak signifikan di lini depan.
Di sisi United, Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu tampil gemilang, menunjukkan karakter dan mental juara yang dibutuhkan tim pasca-era Sir Alex Ferguson.
Kontributor: M.Faqih