- Kiper Emil Audero tertinggal bus tim Cremonese di Mapei Stadium setelah wawancara pasca laga Serie A Sassuolo, Senin (26/1).
- Cremonese kalah 0-1 dari Sassuolo, dengan gol tunggal dicetak Aleu Fadera memanfaatkan tepisan Audero yang kurang sempurna.
- Audero akhirnya dapat menyusul rombongan tim setelah klub tuan rumah Sassuolo berinisiatif mengatur transportasi alternatif untuknya.
Suara.com - Insiden tak biasa terjadi di Serie A Italia usai pertandingan Sassuolo vs Cremonese yang digelar di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Senin (26/1) dinihari WIB.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero secara tak sengaja tertinggal dari rombongan tim setelah bus klub berangkat lebih dulu tanpa dirinya.
Pertandingan tersebut sendiri berakhir pahit bagi Cremonese. Mereka harus menelan kekalahan 0-1 dari Sassuolo lewat gol yang dicetak oleh Aleu Fadera.
Kejadian ini berawal saat Emil Audero menyempatkan diri berhenti di area mixed zone untuk melayani wawancara dengan sejumlah jurnalis asal Indonesia yang datang ke Reggio Emilia.
Dilansir dari Itirreno, para reporter tersebut juga ingin mewawancarai Jay Idzes. Sesi foto, tanya jawab, dan interaksi singkat itu ternyata memakan waktu lebih lama dari perkiraan.
Tanpa disadari, bus Cremonese lebih dulu meninggalkan stadion, sementara Audero masih berada di dalam area stadion.
Saat keluar dari ruang ganti, Audero mendapati area parkir stadion sudah kosong. Tidak ada bus tim, tidak ada rombongan pemain.
Untungnya, insiden ini tidak berlarut-larut. Pihak Sassuolo segera membantu dengan menghubungi manajemen Cremonese dan mengatur transportasi alternatif agar Emil Audero bisa menyusul timnya.
Berkat bantuan klub tuan rumah, Audero akhirnya bisa kembali bergabung dengan rombongan Cremonese tanpa masalah lebih lanjut.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Serie A: Juventus Hancurkan Napoli, AC Milan Imbang, Inter Kokoh di Puncak
Hari itu memang menjadi “hari buruk” bagi Emil Audero. Di dalam pertandingan, ia juga terlibat dalam momen krusial gol Sassuolo.
Gol kemenangan tuan rumah berawal dari tepisan Audero yang kurang sempurna terhadap tembakan Lauriente, yang kemudian dimanfaatkan Fadera untuk mencetak gol penentu.
Audero sendiri menyebut laga tersebut sebagai “hari Minggu yang ingin dilupakan”, bukan hanya karena kekalahan tim, tetapi juga karena insiden bus yang meninggalkannya di stadion.
Kontributor: Adam Ali