-
Bojan Hodak merekrut Layvin Kurzawa dan Dion Markx untuk memperkuat lini pertahanan Persib.
-
Kedatangan kedua pemain ini bertujuan menggantikan posisi Rezaldi dan Al Hamra Hehanussa.
-
Pelatih meminta pendukung bersabar menunggu proses adaptasi fisik Kurzawa di lapangan hijau.
Ambisi besar pelatih adalah melihat pemain muda mampu memberikan kontribusi nyata dalam setiap pertandingan besar.
"Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat," tambah Bojan.
Persib saat ini memang tengah gencar memberikan ruang bagi para pemain berbakat di kategori usia muda.
Daftar pemain muda klub kini semakin lengkap dengan kehadiran Dion di antara nama-nama potensial lainnya.
Sebelumnya, sudah ada sosok Zulkifli Lukmansyah dan Nazriel Alvaro yang mulai mencuri perhatian di tim.
Sektor penjaga gawang juga memiliki aset masa depan dalam diri pemain muda berbakat Fitrah Maulana.
Persaingan sehat di internal tim diharapkan dapat memicu peningkatan kualitas individu secara signifikan bagi mereka.
"Mereka adalah masa depan klub. Semuanya perlu berlatih dan mendapatkan kesempatan untuk melihat siapa yang bisa masuk tim utama nantinya," jelasnya.
Sorotan utama tentu tertuju pada sosok Layvin Kurzawa yang memiliki rekam jejak mentereng di Eropa.
Baca Juga: Ditanya Peluang Latih Klub Super League, Shin Tae-yong Justru Ngaku Ingin Beli Tim Indonesia
Pengalamannya memperkuat raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, dianggap akan memberikan dampak besar bagi citra sepak bola Indonesia.
Hodak meyakini kualitas teknis Kurzawa akan meningkatkan standar permainan Persib di level kompetisi internasional.
Meski demikian, sang pelatih meminta semua pihak untuk tetap bersikap realistis terkait kondisi kebugaran sang pemain.
Proses pengembalian performa fisik terbaik Kurzawa akan dilakukan secara bertahap oleh staf kepelatihan Persib.
"Dalam 3,5 bulan ke depan, kita akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya," tegasnya.
Kurzawa memang sempat absen bertanding dalam waktu yang cukup lama sebelum memutuskan untuk berlabuh ke Bandung.