- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akan kunjungan ke Eropa Februari mendatang untuk melanjutkan proyek pemain diaspora.
- Tiga talenta diaspora potensial yang menjadi target kejutan adalah Laurin Ulrich, Robin Mirisola, dan Luke Vickery.
- Pemain-pemain tersebut memiliki rekam jejak signifikan di tim muda negara masing-masing dan tidak menutup opsi Indonesia.
Suara.com - Rencana kunjungan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman ke Eropa pada awal Februari mendatang menjadi sinyal kuat bahwa proyek penguatan skuad melalui pemain diaspora akan terus berlanjut.
Sementara nama-nama seperti Pascal Struijk atau Jayden Oosterwolde sering menjadi perbincangan utama, ada beberapa talenta potensial lain yang jarang tersorot namun memiliki kualitas mumpuni.
Berikut adalah tiga pemain keturunan yang bisa menjadi target kejutan dalam safari John Herdman.
1. Laurin Ulrich
Namanya mungkin asing bagi sebagian besar penggemar, namun di Jerman Laurin Ulrich adalah properti panas.
Ia merupakan pemain kunci yang tak tergantikan di timnas Jerman mulai dari level U-16 hingga U-19.
Kemampuannya sebagai gelandang pengatur serangan dinilai sangat cocok dengan karakteristik permainan yang dibutuhkan Skuad Garuda.
Meski begitu, Ulrich masih memiliki ambisi untuk menembus tim senior Jerman, namun ia tidak menutup pintu sepenuhnya untuk Timnas Indonesia.
“Saya tidak akan pernah mengatakan tidak (bermain untuk Timnas Indonesia), jadi saya tidak akan sepenuhnya mengesampingkannya,“ tegas Ulrich dikutip dari situs resmi 1. FC Magdeburg.
2. Robin Mirisola
Beralih ke Belgia, ada nama Robin Mirisola, penyerang andalan Jong Genk yang kini telah promosi ke tim senior.
Baca Juga: Eks ADO Den Haag Jalani Proses Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia
Memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya, Mirisola adalah talenta yang terbukti tajam.
Puncak performanya terjadi pada musim 2024/2025 saat ia membukukan enam gol dan tiga assist hanya dari 16 laga.
Ketajamannya bahkan sempat menarik minat raksasa Eropa seperti Juventus dan Marseille. Sebagai pilar timnas Belgia di kelompok umur U-16 hingga U-19, pengalamannya di level internasional sudah sangat teruji.
3. Luke Vickery
Dari benua berbeda, ada Luke Vickery yang kini bermain untuk Macarthur FC di Liga Australia. Ia memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang lahir di Medan.
Menariknya, ia sudah pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia saat membela timnas muda Australia di Piala AFF U-19 2024 yang digelar di Surabaya.
Menurut pengamat sepak bola Bung Harpa, nama Vickery yang baru saja mencetak gol di Liga Australia pekan lalu, hampir pasti masuk dalam pantauan sang pelatih baru.