- Lima klub Premier League lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, mengungguli tim besar Eropa lainnya.
- Dominasi finansial signifikan menjadi alasan utama keberhasilan klub Inggris dalam membangun skuad kompetitif musim ini.
- Intensitas dan fisikitas tinggi liga domestik Inggris membantu klub Inggris lebih siap menghadapi persaingan Liga Champions.
Suara.com - Premier League resmi menunjukkan dominasinya di Liga Champions musim 2025/2026.
Sebanyak lima tim Inggris sukses finis di delapan besar fase liga dan langsung mengamankan tiket ke babak 16 besar, sementara raksasa Eropa seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain (PSG) justru harus melalui jalur play-off yang penuh risiko.
Lima wakil Inggris yang lolos langsung adalah, Arsenal (peringkat 1), Liverpool (peringkat 3), Tottenham (peringkat 4), Chelsea (peringkat 6) dan Manchester City (peringkat 8)
Sementara itu, Newcastle United masih berpeluang menambah daftar tersebut.
The Magpies finis di posisi ke-12 dan akan menjalani play-off dua leg, setelah menahan imbang PSG 1-1 di Paris.
![Hasil Piala FA: Deretan Fakta Usai Manchester City Pesta 10 Gol, Rekor Liverpool Pecah ]Instagram Manchester City]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/11/58337-manchester-city.jpg)
Jika lolos, sejarah akan tercipta: enam klub Premier League tampil di fase gugur Liga Champions—sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Itu dominasi. Kami sudah lama bilang Premier League adalah liga terbaik di dunia, dan ini bukti nyatanya,” ujar pelatih Tottenham, Thomas Frank dilansir dari BBC.
Salah satu alasan terbesar dominasi Inggris adalah kekuatan finansial Premier League.
Data menunjukkan, 6 klub Premier League masuk 10 besar Deloitte Football Money League dan 50% dari 30 klub terkaya dunia berasal dari Inggris.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Matchday Terliar Liga Champions 2025/2026 Tadi Malam
Musim panas lalu, klub Premier League menghabiskan lebih dari £3 miliar di bursa transfer
Total belanja klub Inggris bahkan lebih besar dari gabungan Bundesliga, La Liga, Ligue 1, dan Serie A
Pendapatan besar dari hak siar televisi membuat klub-klub Inggris mampu membangun skuad besar dan dalam, yang sangat krusial di kompetisi sepadat Liga Champions.
“Alasan terbesar dominasi klub Inggris adalah kekuatan finansial Premier League. Selain itu, persaingan internal yang sangat ketat membuat mereka terus berkembang dan saling mendorong," kata mantan bek Liverpool, Stephen Warnock.
Selain uang, faktor fisik dan intensitas permainan juga menjadi keunggulan klub Inggris.
Penyerang Newcastle, Anthony Gordon, menilai Liga Champions justru lebih terbuka dibanding Premier League.