-
Persija Jakarta diperkuat empat pemain baru saat menghadapi Persita Tangerang di pekan ke-19.
-
Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo siap melakoni debut bersama skuad Macan Kemayoran pekan ini.
-
Mauricio Souza waspadai tren positif Persita yang tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir.
Suara.com - Pertempuran sengit pekan ke-19 Super League 2025/2026 akan mempertemukan tim ibu kota melawan Pendekar Cisadane.
Persija Jakarta datang ke markas lawan dengan mengusung kepercayaan diri yang sangat tinggi dan persiapan matang.
Kekuatan armada Macan Kemayoran kini semakin bertambah berkat kehadiran sederet penggawa baru di bursa transfer.
Integrasi para pemain anyar ini menjadi modal krusial bagi tim untuk mencuri poin penuh di kandang lawan.
Tim asuhan Mauricio Souza tersebut mengincar hasil maksimal demi memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara.
Dua nama baru yakni Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie sudah mulai menyatu dengan skema permainan tim.
Keduanya telah mendapatkan menit bermain pada laga sebelumnya sehingga proses adaptasi mereka berjalan lebih cepat.
Fajar dan Ajaraie diharapkan mampu memberikan dimensi serangan yang lebih variatif serta tajam bagi Persija Jakarta.
Kekuatan sektor sayap dan lini depan kini menjadi perhatian utama tim pelatih dalam menyusun strategi ofensif.
Baca Juga: Siapa Roman Paparyga? Mantan Striker Meteor yang Didatangkan Persis Solo
Ekspektasi tinggi dari para pendukung pun kini mulai tertuju pada performa konsisten kedua pemain tersebut di lapangan.
Laga melawan Persita Tangerang kali ini menjadi panggung yang sangat dinantikan oleh Paulo Ricardo dan Shayne Pattynama.
Kedua pemain bertahan tersebut dipastikan telah berada dalam kondisi fisik yang prima untuk menjalani debut perdana mereka.
Shayne Pattynama yang merupakan pemain tim nasional diprediksi akan mengisi pos bek kiri untuk memperkokoh lini pertahanan.
Sementara itu, Paulo Ricardo diharapkan mampu menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan guna meredam agresivitas lawan.
Kehadiran mereka diyakini akan memberikan rasa aman bagi kiper dan stabilitas bagi seluruh organisasi tim saat bertahan.