- Gelandang Bali United, Tim Receveur, mengungkapkan tiga kali hampir pensiun sebelum pindah ke Indonesia.
- Receveur mencari kehidupan layak dan waktu bersama keluarga, yang ia temukan di Super League Indonesia.
- Kepindahannya berawal dari candaan tahun 2019 bersama Stefano Lilipaly saat berlibur di Bali.
Suara.com - Gelandang Bali United asal Belanda, Tim Receveur membuka kisah perjalanan kariernya yang tak biasa dalam sebuah wawancara blak-blakan dengan media kenamaan di negaranya, Voetbal International.
Secara mengejutkan, pemain berusia 34 tahun ini mengaku sempat berada di titik terendah hingga tiga kali mempertimbangkan untuk gantung sepatu alias pensiun.
Namun, takdir berkata lain. Di tengah keputusasaan, ia justru menemukan sebuah pengalaman yang telah lama diimpikannya bersama Bali United di kompetisi Super League Indonesia. Kini, ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa.
"Aku menjalani kehidupan yang fantastis di sini, sungguh," ucap Receveur dikutip dari Voetbal International.
Ia tak menampik bahwa tujuannya adalah menemukan tempat di mana ia bisa mendapatkan penghidupan yang layak sembari menikmati waktu bersama keluarga, bahkan jika itu berarti bermain di liga dengan level yang sedikit berbeda.
Menurutnya berkarier di Super League Indonesia memberikan jawaban atas pencarian itu.
"Klub-klub (di Indonesia) di mana Anda bisa mendapatkan penghasilan yang layak, di tempat-tempat di mana Anda bisa menikmati waktu bersama keluarga," kata Receveur.
Ternyata, keputusannya untuk berkarier di Indonesia juga berawal dari sebuah candaan yang menjadi kenyataan.
Ia menceritakan bahwa pada tahun 2019, saat masih bermain untuk Almere City, ia sempat berlibur ke Bali dan bertemu dengan Stefano Lilipaly yang kala itu masih berseragam Serdadu Tridatu.
Baca Juga: Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial
"Saya berada di sana pada tahun 2019 dan kebetulan bertemu dengan Stefano Lilipaly, yang sudah memulai petualangan itu jauh lebih awal," ucap Receveur.
Momen menonton langsung pertandingan Bali United membuatnya terkesima. Saat itulah ia melontarkan candaan kepada Lilipaly tentang kemungkinan bermain di klub yang sama suatu hari nanti.
"Kemudian saya pergi menonton salah satu pertandingannya di Bali United, dan itu benar-benar gila. Bahkan saat itu, saya berkata sambil bercanda, 'Ya, ini sepertinya juga cocok untuk saya.' Sangat istimewa bahwa ini benar-benar terjadi enam tahun kemudian," ujar Receveur menambahkan.
Kini candaan itu menjadi realita. Bersama Bali United, Tim Receveur telah menjadi salah satu pilar di lini tengah dengan catatan 23 penampilan, dua gol, dan satu assist.