-
Mauro Zijlstra segera bergabung ke Persija Jakarta setelah lolos tes medis di Indonesia.
-
Penyerang naturalisasi ini menyepakati kontrak kerja selama 2,5 tahun bersama Macan Kemayoran.
-
Zijlstra meninggalkan FC Volendam demi mencari menit bermain dan proyek juara di Persija.
Pemain bertinggi badan 188 cm ini memang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia.
Ia secara resmi telah menyandang status Warga Negara Indonesia sejak bulan Agustus tahun 2025 lalu.
Zijlstra juga sudah memberikan kontribusinya bagi skuad Garuda di level kelompok umur maupun senior.
Namanya tercatat sebagai salah satu pilar Timnas U-22 saat bertanding di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Pengalaman internasional tersebut diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi ketajaman lini depan Persija.
Keputusan untuk pindah ke Indonesia diambil karena situasi kompetitif yang ia alami di Liga Belanda.
Selama musim 2025/2026 bergulir, Zijlstra memang jarang mendapatkan menit bermain yang cukup di tim utama.
Meskipun sering masuk dalam daftar susunan pemain, ia belum sempat mencicipi atmosfer pertandingan di Eredivisie.
"Zijlstra sejatinya masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga pertengahan 2027, tapi penyerang tersebut secara sadar memilih petualangan baru," tulis Voetbal Primeur.
Ia merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru di luar Eropa.
Persija Jakarta sendiri saat ini sedang berada dalam tren positif di kompetisi domestik Indonesia.
Klub ini sedang bersaing ketat di papan atas untuk memperebutkan gelar juara liga musim ini.
"Klub tersebut saat ini menempati posisi ketiga di kompetisi Indonesia dan masih terlibat langsung dalam persaingan gelar juara," ungkapnya.
Kehadiran Zijlstra diharapkan menjadi kepingan terakhir yang dibutuhkan tim untuk mengunci posisi puncak.
Visi klub yang ambisius menjadi alasan utama sang pemain tertarik mendarat di Jakarta.
Kedatangan Zijlstra ke Persija akan membuatnya bertemu kembali dengan rekan sejawatnya di skuad nasional.
Ia bakal menyusul Shayne Pattynama yang sudah lebih dulu bergabung dengan tim asuhan pelatih Persija.
Shayne sendiri merupakan pemain yang didatangkan pada jendela transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Kolaborasi keduanya diharapkan mampu meningkatkan standar permainan tim secara keseluruhan di lapangan hijau.
Koneksi antar pemain timnas ini diprediksi akan memudahkan proses adaptasi Zijlstra di lingkungan baru.
Meski datang dengan status pemain nasional, Zijlstra tidak akan mendapatkan posisi utama dengan mudah.
Lini depan Persija Jakarta saat ini sudah dihuni oleh deretan penyerang yang memiliki kualitas mumpuni.
Nama-nama besar seperti Gustavo Almeida dan Alaaeddine Ajaraie merupakan pesaing utama di posisi ujung tombak.
Selain itu, masih ada Eksel Runtukahu yang siap memperebutkan jatah bermain di setiap pertandingan resmi.
Persaingan sehat ini justru akan menguntungkan tim untuk terus tampil tajam sepanjang sisa musim.
Pendukung setia Persija tentu sangat menantikan pengumuman resmi mengenai kehadiran striker baru ini.
Profil Zijlstra yang masih muda dan memiliki postur ideal dianggap sangat cocok dengan gaya main tim.
Ketajamannya di kotak penalti diharapkan menjadi solusi saat tim mengalami kebuntuan dalam mencetak gol.
Kini semua pihak tinggal menunggu hasil tes medis yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Jika segalanya lancar, Mauro Zijlstra akan segera diperkenalkan di hadapan publik Jakarta sebagai amunisi baru.
