- Timnas Ghana merupakan kekuatan sepak bola Afrika dengan koleksi empat gelar juara turnamen Piala Afrika sejak lama.
- Ghana mencatatkan prestasi impresif dengan menembus babak perempat final Piala Dunia pada turnamen edisi tahun 2010 lalu.
- Kini tim yang dilatih Carlos Queiroz tersebut mengandalkan perpaduan pemain muda dan senior dari liga elite Eropa.
Suara.com - Timnas Ghana adalah salah satu kekuatan tradisional dalam peta sepak bola Afrika, dengan sejarah panjang di panggung internasional.
Negara yang dijuluki The Black Stars ini dikenal sebagai pabriknya para pemain bertalenta yang banyak di antaranya sukses meniti karier di liga-liga top Eropa.
Ghana pertama kali mencuri perhatian dunia saat tampil impresif pada debut mereka di Piala Dunia 2006, di mana mereka langsung berhasil menembus babak 16 besar.
Empat tahun berselang, di Afrika Selatan 2010, Ghana nyaris mengukir sejarah sebagai negara Afrika pertama yang mencapai babak semifinal.
Sayangnya mereka gagal lolos menyedihkan dari drama adu penalty melawan Uruguay.
Momen striker Uruguay, Luis Suarez juga sangat ikonik karena ia melakukan handball untuk menyelematkan gawang yang hampir gol bagi Ghana.
Selain itu, Ghana juga memiliki tradisi yang sangat kuat di turnamen kontinental, Piala Afrika dengan koleksi empat gelar juara.
Julukan: The Black Stars
Pelatih: Carlos Queiroz
Kapten: Jordan Ayew
Ranking FIFA: 74
Penampilan di Piala Dunia: 4 kali (Terakhir 2022)
Performa Terkini
Dalam 5 laga terakhir:
Menang: 1
Seri: 0
Kalah: 4
Highlight: Ghana mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan positif melalui perpaduan antara para pemain muda potensial dengan pemain-pemain senior berpengalaman yang berkompetisi di liga-liga top Eropa.
Pemain Kunci
Thomas Partey (Gelandang): Jantung permainan Ghana dengan kemampuan bertahan yang solid, visi distribusi bola yang luar biasa, dan segudang pengalaman di level tertinggi Eropa.
Antoine Semenyo (Winger): Seorang penyerang agresif yang sangat kuat dalam duel fisik dan efektif saat melakukan pressing. Kariernya sedang menanjak bersama Manchester City.
Kekuatan dan Kelemahan
Ghana dikenal dengan gaya permainan yang mengandalkan kekuatan fisik dan kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang.
Keunggulan lainnya adalah dalam duel satu lawan satu serta ressing yang agresif.
Pelatih Carlos Queiroz kini mencoba untuk membangun sebuah tim dengan gaya bermain yang lebih fleksibel, mengombinasikan energi para pemain muda dengan ketenangan para senior.