-
Persija Jakarta resmi merekrut Mauro Zijlstra dengan durasi kontrak selama dua setengah tahun.
-
Mauro Zijlstra optimis cepat beradaptasi karena sudah berpengalaman membela Timnas Indonesia sebelumnya.
-
Pelatih Mauricio Souza memuji postur tinggi Zijlstra yang dinilai berbahaya di kotak penalti.
"Beberapa minggu pertama akan digunakan untuk beradaptasi dengan pertandingan dan latihan," ungkapnya mengenai rencana jangka pendeknya.
Ia merasa sangat percaya diri bahwa segala sesuatunya akan berjalan lancar berkat pengalaman tanding di Indonesia sebelumnya.
Kedatangan striker bertalenta ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh arsitek lapangan Persija Jakarta yakni Mauricio Souza.
Souza melihat potensi besar dalam diri Zijlstra yang dianggap memiliki karakteristik penyerang modern yang sangat berbahaya.
Pelatih asal Brasil tersebut menyoroti keunggulan fisik Zijlstra yang dapat menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
"Dia adalah tipe pemain yang berbahaya di area kotak penalti lawan karena posturnya yang tinggi," kata Souza.
Kombinasi antara usia muda dan kemampuan teknis menjadi poin utama yang diapresiasi oleh sang pelatih.
Meski demikian Souza akan melakukan observasi lebih lanjut saat sang pemain sudah terjun langsung dalam sesi latihan grup.
Zijlstra datang ke Jakarta dengan ambisi besar setelah masa sulitnya mendapatkan menit bermain di tim utama FC Volendam.
Baca Juga: Pindah ke Persija, Mauro Zijlstra Sadar Diri Tak Bisa Bersaing di Eropa
Walaupun sering berada di bangku cadangan Eredivisie ia tetap menunjukkan taji di kompetisi kasta muda Belanda.
Ketajaman Zijlstra terbukti saat ia membela tim muda FC Volendam yang berlaga di kompetisi U-21 Division 2 Fall.
Dalam ajang kompetitif tersebut ia berhasil menunjukkan efisiensi luar biasa dengan mencetak tiga gol dari tiga laga.
Catatan produktivitas satu gol per pertandingan ini menjadi indikator positif bagi Persija yang membutuhkan mesin gol handal.
Kini publik Jakarta menantikan aksi nyata dari Mauro Zijlstra untuk membawa Persija merangkak naik di tangga klasemen.
Adaptasi kilat dan performa konsisten akan menjadi kunci bagi Zijlstra untuk membuktikan kapasitasnya sebagai striker kelas wahid.