- Pemain diaspora terus kembali ke Liga Indonesia, contoh terbaru striker Mauro Zijlstra menuju Persija Jakarta.
- Total delapan pemain diaspora kini berkompetisi di klub lokal, memperkuat persiapan Timnas Indonesia.
- Ketersediaan mereka menjamin kekuatan penuh Garuda di Piala AFF 2026 yang bukan kalender FIFA.
Peluang mencetak sejarah juara Piala AFF untuk pertama kalinya pun semakin terbuka.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off.
Garuda akan melakoni dua laga kandang dan dua laga tandang di fase grup.
Dukungan suporter serta kedalaman skuad menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat.
Selama ini, Indonesia tercatat enam kali menjadi runner-up Piala AFF tanpa pernah juara.
Dengan kekuatan baru, mimpi mengakhiri penantian panjang itu kini terasa lebih realistis.
Kepulangan pemain diaspora pun berpotensi menjadi titik balik sejarah sepak bola nasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora, Nova Pasrahkan ke Kurniawan Dwi Yulianto