- Manajemen AS Roma realistis menghadapi kemungkinan Paulo Dybala hengkang karena kontrak berakhir Juni 2026.
- Dybala wajib terima potong gaji lebih dari 50% menjadi maksimal 4 juta euro jika ingin bertahan di Roma.
- Boca Juniors menjadi peminat serius yang berupaya memulangkan Dybala ke Argentina musim panas mendatang.
Suara.com - Manajemen AS Roma mulai realistis apabila harus kehilangan Paulo Dybala pada akhir musim ini. Kontrak penyerang asal Argentina tersebut akan berakhir pada Juni 2026, sementara peluang bertahannya di Olimpico kian menipis.
Roma sebenarnya masih ingin mempertahankan Dybala untuk musim depan. Namun, pemain berusia 32 tahun itu harus menerima pemotongan gaji besar jika ingin melanjutkan karier bersama Giallorossi.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Dybala saat ini menerima gaji sebesar 8,5 juta euro per tahun di luar bonus. Sementara itu, manajemen Roma telah menetapkan batas gaji baru klub di angka 4 juta euro per musim.
Artinya, jika Dybala bertahan, ia harus rela menerima pengurangan pendapatan lebih dari 50 persen dari kontrak sebelumnya. Roma disebut hanya akan mengajukan tawaran maksimal sebesar 4 juta euro per tahun, ditambah skema bonus berbasis performa di masa depan.
Di sisi lain, Roma menilai peluang mempertahankan Lorenzo Pellegrini lebih besar dibandingkan Dybala.
Gelandang sekaligus kapten tim itu juga akan habis kontrak, tetapi klub berencana menawarkan gaji sekitar 3 juta euro per musim ditambah bonus, angka yang dinilai lebih realistis dalam struktur keuangan Roma saat ini.
Ketidakpastian masa depan Dybala turut menarik minat sejumlah klub. Salah satu peminat serius adalah Boca Juniors, yang berusaha memulangkan sang pemain ke Argentina pada bursa transfer musim panas mendatang.
Situasi ini membuat Roma berada di persimpangan penting, antara mempertahankan pemain bintang dengan risiko beban finansial atau melepasnya demi menjaga keseimbangan anggaran klub ke depan.
Baca Juga: Cetak Dua Gol, Donyell Malen Pahlawan Kemenangan AS Roma atas Cagliari