-
Erwan Hendarwanto resmi dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC untuk pengembangan karier profesional.
-
Peminjaman berlaku hingga akhir musim dengan syarat Erwan wajib kembali ke Yogyakarta.
-
Musim depan Erwan akan menjabat sebagai Direktur Teknik Elite Pro Academy PSIM.
Klausul Khusus dan Kepulangan Musim Depan
“Karena ini adalah murni permintaan dan keputusan pribadi beliau, kami tidak bisa menahan dan akhirnya dengan berat hati menerima permohonan tersebut,” lanjut dia.
Meskipun dilepas ke Garudayaksa FC namun status Erwan Hendarwanto tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang PSIM.
Ada perjanjian hitam di atas putih yang mengatur kewajiban Erwan untuk kembali ke Kota Pelajar setelah masa pinjam habis.
Pihak PSIM sudah menyiapkan pos jabatan strategis yang jauh lebih bergengsi untuk menyambut kepulangan sang asisten pelatih.
Rencana matang ini dipersiapkan agar ilmu yang didapat dari Garudayaksa bisa diimplementasikan langsung di akademi internal klub.
Jabatan Direktur Teknik Menanti Erwan Hendarwanto
“Kami sudah bersepakat bahwa ini sifatnya sementara hingga akhir musim. Musim depan, Coach Erwan harus kembali ke PSIM Jogja untuk mengisi posisi sebagai Direktur Teknik EPA (Elite Pro Academy),” tegas Razzi.
Erwan sendiri menyambut baik kepercayaan jangka panjang yang diberikan oleh jajaran petinggi manajemen PSIM Yogyakarta tersebut.
Ia merasa sangat dihargai karena klub tetap memikirkan tempat bagi dirinya meskipun ia sedang meniti karier di tempat lain.
“Saya berterima kasih kepada manajemen PSIM yang telah mengizinkan saya. Sesuai pembicaraan kami, saya akan kembali ke PSIM Jogja musim depan untuk mengemban tugas sebagai Dirtek EPA,” pungkas dia.
Baca Juga: Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah
Sikap profesional ini diharapkan menjadi contoh positif bagi staf kepelatihan lainnya dalam mengelola hubungan dengan klub asal.
Perbandingan Kekuatan PSIM dan Garudayaksa FC
Saat ini PSIM Yogyakarta yang ditangani oleh Jean-Paul van Gastel masih berjuang di papan tengah kompetisi.
Laskar Mataram kini menduduki posisi ketujuh pada tabel klasemen sementara Super League dengan raihan total 31 poin.
Sementara itu nasib berbeda dialami oleh calon klub baru Erwan yakni Garudayaksa FC di kasta Championship.
Garudayaksa tengah berada di puncak kejayaan dengan memimpin klasemen Grup A Championship lewat torehan 34 poin.
Klub tersebut unggul tipis satu angka dari Adhyaksa yang terus menempel ketat di posisi kedua klasemen sementara.