-
Ryo Matsumura resmi dipinjamkan Persija Jakarta ke Bhayangkara FC pada pertengahan musim 2026.
-
Pemain Jepang ini curhat mengenai tunggakan gaji dan krisis finansial Persija musim lalu.
-
Ryo berterima kasih kepada Thomas Doll dan Jakmania atas dukungan selama tiga tahun berkarier.
Ucapan tidak sportif kepada pengadil pertandingan menjadi penyebab utama sanksi berat yang diterimanya itu.
Kendati demikian, kecintaan Ryo terhadap Persija dan pendukungnya tidak luntur sedikitpun meski dalam tekanan.
3. Ungkapan Hati Sang Gelandang Jepang
Melalui media sosial, Ryo menuliskan kata-kata perpisahan yang sangat menyentuh hati bagi seluruh komponen klub.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya yang paling dalam," ujar Ryo Matsumura, dikutip dari akun Instagram pribadinya @ryomatsumura.official.
Ia juga mengenang betapa sulitnya menjaga profesionalisme saat internal klub sedang goyah akibat masalah uang.
"Hingga musim lalu, tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit akibat permasalahan finansial."
"Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus menjalani pertandingan tanpa penonton dengan stadion tertutup," tulis Ryo Matsumura.
Bagi Ryo, dorongan semangat dari suporterlah yang membuatnya tetap kuat bertahan di tengah badai tersebut.
4. Kenangan Bersama Thomas Doll dan Rekan
"Meski menghadapi semua itu, saya tetap bisa terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi tim, dan hal tersebut sepenuhnya karena kalian, para pendukung," tambahnya.
Ryo juga mengungkapkan penyesalannya karena baru pulih total saat posisinya di tim utama sudah mulai tergeser.
Dalam pesan panjang tersebut, nama pelatih kawakan asal Jerman, Thomas Doll, turut disebut sebagai sosok berpengaruh.
Kehadiran rekan setim yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri juga menjadi faktor keberatannya untuk pergi.
5. Harapan Sukses Untuk Macan Kemayoran