-
Persija Jakarta resmi merekrut tiga pemain diaspora Timnas Indonesia untuk musim 2025-2026.
-
Mauro Zijlstra dan Shayne Pattynama dikontrak selama 2,5 tahun untuk perkuat Macan Kemayoran.
-
Jordi Amat telah berkontribusi besar dengan mencatatkan 17 penampilan dan mencetak dua gol.
Suara.com - Langkah agresif baru saja diambil oleh manajemen Persija Jakarta dalam memperkuat komposisi pemain mereka musim ini.
Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut secara resmi mengamankan jasa tiga pemain diaspora yang menjadi andalan Timnas Indonesia.
Kehadiran para pemain ini diharapkan mampu meningkatkan performa tim untuk bersaing di papan atas klasemen Super League.
Persija Jakarta kini menjadi tim yang paling banyak menampung bakat-bakat berlabel tim nasional hasil naturalisasi tersebut.
Langkah ini membuktikan keseriusan manajemen dalam membangun skuad yang kompetitif untuk meraih gelar juara bergengsi.
1. Gebrakan Transfer Mauro Zijlstra ke Persija
Nama pertama yang menjadi pusat perhatian adalah penyerang muda berbakat, Mauro Zijlstra, yang resmi diperkenalkan.
Pemain yang sebelumnya merintis karier di kompetisi Belanda ini telah menandatangani kontrak jangka panjang bersama klub.
Zijlstra dikontrak selama 2,5 tahun untuk menjadi ujung tombak utama di lini depan pasukan ibu kota tersebut.
Keputusan besar ini diambil oleh sang pemain muda demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten di lapangan.
Zijlstra mengakui bahwa keputusannya pindah karena minim jam bermain saat masih membela klub asalnya, Volendam.
2. Ambisi Besar Penyerang Muda Timnas Indonesia
Ekspektasi tinggi kini dipikul oleh Zijlstra yang diharapkan mampu menjadi solusi atas tumpulnya lini serang selama ini.
Dengan usia yang masih sangat muda, ia diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan klub Persija.
Gaya bermainnya yang dinamis dan ketajaman di kotak penalti menjadi alasan utama manajemen memboyongnya ke Jakarta.