Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 23:18 WIB
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
Anggota Exco PSSI, Muhammad Sungkar. [Suara.com.dok]
baca 10 detik
  • Wasit Dwi Purba Adi Wicaksana dikeroyok pemain, official PSIR, dan suporter setelah laga di Rembang, Kamis (12/2/2026).
  • Persak Kebumen menang 2-0, lolos ke final setelah mengalahkan PSIR dengan agregat skor 3-1.
  • Pengurus pusat PSSI mengecam keras dan meminta Komdis Jateng menjatuhkan sanksi tegas, bahkan diskualifikasi klub.

Suara.com - Kasus pengeroyokan wasit dalam laga leg kedua semifinal Liga 6 Jawa Tengah antara PSIR Rembang menjamu Persak Kebumen di Stadion Krida, Rembang, Kamis (12/2/2026) mendapat kecaman dari pengurus pusat PSSI.

Dalam video yang beredar di sosial media, wasit Dwi Purba Adi Wicaksana menjadi korban pengeroyokan oleh official hingga pemain PSIR serta suporter yang masuk ke lapangan.

Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Persak dan memastikan tim tamu lolos ke semifinal dengan agregat 3-1.

Anggota Exco PSSI Muhammad Sungkar mengutuk keras kejadian pengeroyokan tersebut. Tak hanya itu saja, dia juga berharap Komdis PSSI Jawa Tengah memberikan sanksi tegas.

Sanksi itu, lanjut dia, tidak hanya kepada individu, namun juga terhadap klub PSIR Rembang hingga diskualifikasi pada Liga 4 seri Nasional nantinya.

"Komdis harus tegas, bukan hanya personal yang dihukum, tapi Klub wajib dihukum, kalau perlu diskualifikasi" tegas Muhammad.

Anggota Exco PSSI lainnya, Kairul Anwar, hadir langsung di Stadion Krida untuk memastikan perangkat pertandingan memimpin sesuai aturan.

Ia menyebut pertandingan selama 2×45 menit berjalan aman dan memenuhi regulasi teknis. Pihaknya bahkan mengawal wasit secara ketat hingga sampai ke depan ruang ganti demi menghindari hal-hal buruk.

"Yaa kita hadir pastikan perangkat pertandingan rule. Tadi kita sampaikan rule. 2x45 menit aman. Kami juga berkomitmen dan memastikan untuk ikut mengamankan wasit hingga didepan ruangan wasit," jelas dia.

baca juga

Terkait sanksi yang akan didapat, Kairul Anwar meyakini pelaku kericuhan akan menerima hukuman yang sangat berat.

Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya detail keputusan hukuman kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah.

"Pelaku pasti menerima sanksi keras, namun kami menyerahkan keputusan sepenuhnya ke Komdis," ucap Kairul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Tetangga: Teriakkan Suara Drum Berujung Pengeroyokan, Korban Malah Jadi Terlapor

Drama Tetangga: Teriakkan Suara Drum Berujung Pengeroyokan, Korban Malah Jadi Terlapor

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:19 WIB

Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!

Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:48 WIB

PSSI Ancam Tambah Regulasi Sanksi di Liga 4 Buntut Aksi Brutal Pemain

PSSI Ancam Tambah Regulasi Sanksi di Liga 4 Buntut Aksi Brutal Pemain

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:03 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×