PSSI Ancam Tambah Regulasi Sanksi di Liga 4 Buntut Aksi Brutal Pemain

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:03 WIB
PSSI Ancam Tambah Regulasi Sanksi di Liga 4 Buntut Aksi Brutal Pemain
Liga 4
baca 10 detik
  • PSSI menggelar rapat darurat guna mengatasi maraknya insiden kekerasan brutal pemain di Liga 4.

  • Federasi akan menambah regulasi sanksi yang juga menyasar pelatih hingga klub yang terlibat kekerasan.

  • Zainudin Amali menegaskan insiden daerah dipantau FIFA dan dapat merusak citra sepak bola nasional.

Suara.com - Kericuhan dan tindakan kekerasan yang mewarnai kasta terendah kompetisi sepak bola Indonesia memaksa PSSI mengambil langkah cepat.

PSSI secara resmi menyelenggarakan pertemuan daring luar biasa guna merespons berbagai aksi anarkis pemain di lapangan hijau.

Fokus utama pembahasan tertuju pada serangkaian perilaku non-sportif yang mencoreng sportivitas dalam penyelenggaraan Liga 4 musim 2025/2026.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya potongan video kekerasan di pertandingan daerah yang menjadi konsumsi publik di jagat maya.

Otoritas tertinggi sepak bola tanah air ini merasa perlu melakukan intervensi agar kualitas kompetisi amatir tidak semakin merosot.

Agenda krusial tersebut dipimpin langsung oleh jajaran petinggi federasi termasuk Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali.

Hadir pula Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi serta anggota Komite Eksekutif seperti Rudy Yulianto dan Kairul Anwar.

Komite Disiplin yang diwakili Umar Husin bersama pakar perwasitan Pratap Singh turut membedah aspek hukum dari insiden tersebut.

Pertemuan ini melibatkan stakeholder dari Asprov PSSI Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga jajaran panitia pelaksana pertandingan lokal.

baca juga

Manajer klub yang berkompetisi di wilayah terdampak juga dihadirkan untuk mendengarkan arahan langsung terkait masa depan liga.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa forum ini merupakan perintah langsung dari pucuk pimpinan federasi demi ketertiban liga.

“Atas arahan Ketua Umum Bapak Erick Thohir dan Eksekutif Komite PSSI, terkait persoalan-persoalan luar biasa yang saat ini terjadi pada event-event sepak bola Indonesia, khususnya di Liga 4 di Jawa Timur dan Jawa Tengah, kami diminta untuk segera mengambil langkah tegas,” ujar Yunus dalam keterangannya.

Yunus menilai bahwa perilaku negatif yang ditunjukkan pemain dan suporter telah merusak tatanan ekosistem olahraga secara luas.

Baginya, masalah ini bukan lagi sekadar dinamika kompetisi di level akar rumput atau bersifat kedaerahan semata.

Efek negatif dari unggahan media sosial yang viral dianggap telah menurunkan martabat organisasi sepak bola di mata masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!

Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!

Your Say | Rabu, 28 Januari 2026 | 08:45 WIB

Banyak Insiden Brutal di Liga 4, PSSI Gelar Rapat Darurat

Banyak Insiden Brutal di Liga 4, PSSI Gelar Rapat Darurat

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:18 WIB

Ordal PSSI Akui Timnas Indonesia Terancam Melemah Andai Liga tak Berbenah

Ordal PSSI Akui Timnas Indonesia Terancam Melemah Andai Liga tak Berbenah

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:55 WIB

Terkini

7 HP RAM 8/256 GB Harga Rp2 Jutaan, Speknya Bikin Kaget!

7 HP RAM 8/256 GB Harga Rp2 Jutaan, Speknya Bikin Kaget!

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:50 WIB

Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'

Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:49 WIB

Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis

Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis

Lampung | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:45 WIB

Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian

Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:43 WIB

Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop

Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:42 WIB

Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat

Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:41 WIB

Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta

Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:38 WIB

Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti

Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:36 WIB

4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari

4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:35 WIB

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:34 WIB

×