Persib Terancam Sanksi AFC Lagi Akibat Suporter Masuk Lapangan Usai Lawan Ratchaburi di GBLA

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:04 WIB
Persib Terancam Sanksi AFC Lagi Akibat Suporter Masuk Lapangan Usai Lawan Ratchaburi di GBLA
Persib Bandung vs Ratchaburi (istimewa)
baca 10 detik
  • Persib Bandung terancam sanksi AFC akibat suporter masuk lapangan usai laga melawan Ratchaburi.

  • Pemain lawan sempat melarikan diri ke ruang ganti akibat ketakutan melihat invasi penonton.

  • Persib sebelumnya pernah didenda Rp507 juta akibat berbagai pelanggaran regulasi keselamatan di stadion.

Suara.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi bisu aksi suporter Persib Bandung yang nekat turun ke area hijau.

Kejadian ini meletus tepat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya duel melawan Ratchaburi.

Laga sengit di ajang AFC Champions League Two tersebut harus ternoda oleh aksi oknum penonton.

Sejumlah individu dari arah tribune terlihat merangsek masuk ke dalam lapangan dengan sangat cepat.

Aksi tak terduga ini memicu kepanikan luar biasa bagi tim tamu yang sedang berada di sana.

Para pemain dan ofisial Ratchaburi langsung memacu lari mereka menuju lorong ruang ganti pemain.

Ketakutan terlihat jelas di wajah para penggawa tim asal Thailand tersebut saat melihat kerumunan massa.

Suasana mencekam menyelimuti area lapangan pertandingan dalam waktu yang sebenarnya tidak terlalu lama.

Beruntung personel pengamanan dan para pemain Persib segera bergerak cepat untuk menenangkan situasi lapangan.

baca juga

Steward yang bertugas langsung berjibaku menggiring kembali massa agar segera meninggalkan area rumput stadion.

Intervensi langsung bahkan dilakukan oleh sang juru taktik utama tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Pelatih Bojan Hodak juga sampai ikut meminta suporter kembali ke tempat duduk.

Tindakan sang pelatih menunjukkan betapa krusialnya menjaga ketertiban demi marwah klub di Asia.

Meskipun situasi akhirnya terkendali, catatan merah diprediksi akan tetap masuk ke kantong pengawas pertandingan.

Hingga detik ini, manajemen Persib masih menunggu surat resmi dari konfederasi sepak bola Asia.

Belum ada pernyataan tertulis secara resmi dari pihak AFC mengenai jenis hukuman yang akan dijatuhkan.

Namun, sejarah mencatat bahwa badan sepak bola tersebut sangat tegas terhadap pelanggaran keamanan stadion.

Kejadian invasi lapangan ini menambah daftar panjang masalah kedisiplinan yang menghantui manajemen tim Persib.

Klub berjuluk Pangeran Biru ini sebenarnya memiliki rekam jejak denda yang cukup mencengangkan sebelumnya.

Total uang senilai US$30 ribu atau setara Rp507.664.500 pernah melayang akibat sanksi disiplin terdahulu.

Denda fantastis tersebut merupakan akumulasi dari beberapa poin pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pendukung.

Sanksi tersebut dikeluarkan AFC karena Persib dinyatakan melanggar tiga ketentuan, yakni gagal bertanggung jawab atas perilaku penonton karena terdapat alat pembakar atau benda mudah terbakar, gagal memastikan jalur publik steril dari hambatan, dan lalai menjalankan regulasi keselamatan dan pengamanan.

Rincian hukuman masa lalu mencakup US$ 20.000 atas pelanggaran Pasal 65 ayat (1) kode disiplin.

Ada pula tambahan US$ 5.000 atas pelanggaran Pasal 35 mengenai Regulasi Keamanan dan Keselamatan AFC.

Terakhir, denda US$ 5.000 dibebankan atas pelanggaran Pasal 64 ayat (1) Kode Disiplin dan Etik AFC.

Rentetan pelanggaran ini tentu menjadi raport merah bagi kredibilitas penyelenggaraan pertandingan internasional di Bandung.

Kesalahan yang berulang berpotensi mendatangkan hukuman yang jauh lebih berat bagi skuad Maung Bandung.

Pihak manajemen kini harus bekerja ekstra keras untuk memberikan edukasi mendalam kepada seluruh elemen suporter.

Kepatuhan terhadap regulasi AFC adalah harga mati jika ingin tetap eksis di panggung internasional.

Kini semua pihak menanti keputusan final dari komisi disiplin terkait nasib Persib Bandung kedepannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bojan Hodak Ngamuk Akibat Ulah Oknum Suporter di Laga ACL 2 Kontra Ratchaburi

Bojan Hodak Ngamuk Akibat Ulah Oknum Suporter di Laga ACL 2 Kontra Ratchaburi

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:58 WIB

Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!

Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:41 WIB

Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru

Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna

Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:56 WIB

Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik

Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi

Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?

Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:20 WIB

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:11 WIB

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×