Amuk Bojan Hodak Usai Laga Persib Lawan Ratchaburi Gara-Gara Oknum Suporter Masuk Lapangan Hijau

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:05 WIB
Amuk Bojan Hodak Usai Laga Persib Lawan Ratchaburi Gara-Gara Oknum Suporter Masuk Lapangan Hijau
Bojan Hodak (IG Persib Bandung)
baca 10 detik
  • Bojan Hodak mengecam keras aksi invasi lapangan oleh oknum suporter Persib usai laga.

  • Pelatih Persib khawatir klub akan terkena denda besar dari AFC akibat ulah suporter.

  • Bojan Hodak dan pemain turun tangan langsung menenangkan penonton agar kembali ke tribun.

Suara.com - Kekecewaan mendalam nampak jelas pada wajah pelatih kepala Persib Bandung yakni Bojan Hodak.

Arsitek asal Kroasia tersebut merasa geram akibat tindakan tidak terpuji segelintir orang setelah laga usai.

Kejadian memalukan ini berlangsung tepat setelah pertandingan leg kedua babak 16 besar kompetisi level Asia.

Laga yang mempertemukan Pangeran Biru melawan tim Thailand Ratchaburi FC tersebut dinodai aksi invasi lapangan.

Bojan Hodak menilai tindakan masuknya penonton ke area rumput sangat mencederai martabat klub sebesar Persib.

Meski marah pria berkepala plontos itu tetap memberikan apresiasi kepada sebagian besar pendukung setia.

Ia menyadari bahwa energi dari tribun penonton adalah kekuatan utama tim saat bermain di kandang.

Persib selalu mendapatkan keuntungan psikologis berkat kehadiran puluhan ribu orang yang memenuhi stadion setiap laga.

Dukungan masif tersebut terbukti mampu meruntuhkan mentalitas tim lawan yang bertandang ke markas Maung Bandung.

baca juga

"Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis," kata Hodak membuka pernyataan soal fans Maung Bandung.

Atmosfer yang mencekam bagi lawan diakui menjadi senjata rahasia bagi keberhasilan skuad asuhan Bojan Hodak.

Dirinya membandingkan situasi sulit yang dialami tim tamu dengan pengalaman mereka pada pertandingan internasional sebelumnya.

Bagi tim sekelas Ratchaburi FC memberikan tekanan maksimal di hadapan publik Bandung bukanlah perkara yang mudah.

Keunggulan sebagai tuan rumah benar-benar dimanfaatkan oleh Persib untuk mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal.

"Tidak mudah bermain di sini, jika kalian ingat laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan. Bisa dilihat juga tadi Ratchaburi tidak mudah bermain di sini dan itu keuntungan bagi kami," jelasnya.

Sayangnya kemenangan moral tersebut harus ternoda oleh aksi segelintir individu yang dianggap egois oleh pelatih.

Bojan Hodak menekankan bahwa ulah sebagian kecil orang tersebut bisa mendatangkan petaka bagi manajemen Persib.

Klub kini dihantui ancaman denda finansial yang besar dari pihak penyelenggara kompetisi AFC akibat pelanggaran tersebut.

Kepentingan pribadi para oknum ini dinilai telah mengabaikan keselamatan serta aturan ketat yang berlaku di stadion.

"Tapi ada seratus orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya."

Kekhawatiran sang pelatih sangat beralasan mengingat ketatnya regulasi keamanan pada turnamen resmi tingkat Asia tersebut.

Banyak pihak merasa dirugikan karena suasana kondusif yang telah terjaga sepanjang laga seketika berubah menjadi kacau.

Hodak memandang aksi turun ke lapangan tersebut sebagai bentuk teror yang tidak seharusnya terjadi dalam sepak bola.

"Karena kami bisa saja didenda karena seratus orang atau bahkan itu kurang dari seratus orang. Mereka meneror semuanya," ucapnya kemudian.

Ia menegaskan kembali bahwa loyalitas Bobotoh seharusnya ditunjukkan dengan cara yang positif dan sesuai aturan.

Bagi Hodak persentase pendukung yang tertib jauh lebih besar dibandingkan mereka yang membuat kerusuhan di lapangan.

Ia tetap bangga dengan atmosfer luar biasa yang diciptakan oleh 99 persen suporter di stadion tersebut.

Status sebagai tuan rumah akan selalu menjadi poin plus bagi Persib selama penonton tetap patuh aturan.

"Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah, itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," tukasnya.

Situasi sempat memanas ketika peluit akhir dibunyikan dan beberapa penonton nekat melompati pagar pembatas tribun.

Melihat kondisi yang mulai tidak terkendali Bojan Hodak memutuskan untuk turun langsung ke tengah lapangan.

Sang pelatih berusaha melakukan dialog dan menenangkan massa agar segera kembali ke kursi penonton masing-masing.

Momen keberanian Hodak tersebut sempat terekam oleh kamera penonton dan menjadi pembicaraan hangat di jagat maya.

Tidak sendirian sejumlah pemain bintang Persib juga ikut membantu meredakan ketegangan yang terjadi di area lapangan.

Nama-nama seperti Eliano Reijnders dan Layvin Kurzawa terlihat aktif memberikan imbauan kepada para suporter yang mendekat.

Kapten tim Dedi Kusnandar juga tidak tinggal diam dalam upaya mengosongkan kembali area terlarang tersebut.

Beruntung ajakan dari pelatih dan para pemain direspons dengan cukup kooperatif oleh massa yang berada di bawah.

Secara perlahan kelompok suporter tersebut mulai meninggalkan lapangan dan situasi berangsur-angsur menjadi kembali kondusif.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen tim dalam menghadapi sisa kompetisi yang masih panjang.

Keseimbangan antara semangat memberikan dukungan dan kepatuhan pada regulasi menjadi kunci utama agar Persib aman.

Manajemen klub kini harus bekerja lebih keras untuk memastikan insiden serupa tidak terulang di laga berikutnya.

Dukungan Bobotoh memang merupakan nyawa bagi tim namun perilaku disiplin tetap menjadi prioritas yang utama.

Jangan sampai ambisi besar klub untuk berprestasi di kancah internasional harus terhambat oleh sanksi administratif.

Kini semua pihak berharap agar euforia kemenangan bisa disalurkan melalui cara-cara yang tetap menguntungkan bagi tim.

Menjaga nama baik Persib di level Asia adalah tanggung jawab bersama antara manajemen pemain dan seluruh pendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...

Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:26 WIB

Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda

Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:21 WIB

Pelatih Ratchaburi Akui Atmosfer GBLA Luar Biasa, Kecewa Aksi Suporter Persib

Pelatih Ratchaburi Akui Atmosfer GBLA Luar Biasa, Kecewa Aksi Suporter Persib

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:16 WIB

Terkini

13 Oktober Hari Apa? Ini Sederet Peringatan Penting, Termasuk No Bra Day

13 Oktober Hari Apa? Ini Sederet Peringatan Penting, Termasuk No Bra Day

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:47 WIB

4 Serum Retinal Ampuh untuk Samarkan Dark Spot dan Cegah Penuaan Dini

4 Serum Retinal Ampuh untuk Samarkan Dark Spot dan Cegah Penuaan Dini

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi

Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi

Malang | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Lampung | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:30 WIB

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×