Cerita Pemain Ratchaburi FC Soal Mencekamnya GBLA, dari Lemparan Batu hingga Suar

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:08 WIB
Cerita Pemain Ratchaburi FC Soal Mencekamnya GBLA, dari Lemparan Batu hingga Suar
Oknum Bobotoh memasuki lapangan setelah pertandingan Persib vs Ratchaburi FC. (Suara.com/Rahman)
baca 10 detik
  • Persib Bandung mengalahkan Ratchaburi FC 1-0 di GBLA setelah kartu merah memicu ketegangan tinggi.
  • Pemain Ratchaburi, Tae Jaroensak, alami teror pelemparan benda sejak pemanasan hingga akhir pertandingan.
  • Oknum suporter masuk lapangan dan melempar benda; tim wasit dievakuasi demi keselamatan segera.

Suara.com - Laga panas antara Persib Bandung kontra Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tak hanya menyisakan cerita soal skor. Pemain Ratchaburi, Tae Jaroensak, membeberkan pengalaman mencekam yang ia rasakan setelah pertandingan berakhir.

Dalam duel tersebut, Persib menang tipis 1-0 lewat gol Andrew Jung. Namun ketegangan sudah terasa sejak babak pertama, terutama setelah Uilliam Barros diganjar kartu merah pada menit ke-45+5. Keputusan itu memantik tensi tinggi di lapangan.

Kepemimpinan wasit asal Arab Saudi, Majed Al Shamrani, juga menjadi sorotan. Sejumlah keputusan yang dinilai kontroversial memicu reaksi keras dari tribun. Situasi memanas dan mencapai puncaknya setelah peluit panjang dibunyikan.

Sejumlah oknum suporter tuan rumah dilaporkan masuk ke lapangan. Lemparan benda ke arah pemain dan ofisial pun tak terhindarkan. Tim wasit bahkan langsung bergegas menuju ruang ganti demi alasan keselamatan, mengikuti instruksi komisioner pertandingan.

Tae Jaroensak menyebut momen itu sebagai pengalaman yang tak akan ia lupakan. Melalui media sosial, ia memastikan kondisi seluruh tim dalam keadaan aman, meski tekanan begitu besar.

“Terima kasih semuanya atas perhatiannya. Semua anggota tim selamat,” ujar dia.

Ia juga menggambarkan situasi yang menurutnya sudah terasa tak nyaman bahkan sejak sesi pemanasan dimulai. Tae mengaku berbagai benda dilemparkan dari tribun ke arah lapangan.

“Pertandingannya mengerikan. Orang-orang melempar batu, bata, botol air, dan menyalakan suar ke arah para pemain saat pemanasan."

"Ditambah lagi, tampaknya para penggemar kami terlibat dalam beberapa bentrokan saat duduk di tribune,” ucap pemain Ratchaburi FC itu menambahkan.

baca juga

Meski berada dalam atmosfer penuh tekanan, Tae memastikan tidak ada korban luka serius dari pihak timnya. Ia bersyukur seluruh rombongan bisa melewati situasi tersebut dengan selamat.

“Untungnya, tidak ada yang terluka, dan kami berhasil melewatinya. Terima kasih semuanya karena telah lolos bersama,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib

Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:06 WIB

Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya

Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:30 WIB

Persib Kantongi Hadiah Fantastis Usai Disingkirkan Ratchaburi FC dari ACL 2

Persib Kantongi Hadiah Fantastis Usai Disingkirkan Ratchaburi FC dari ACL 2

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×