Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law

Galih Prasetyo

Minggu, 22 Februari 2026 | 14:00 WIB
Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law
Striker Real Madrid Kylian Mbappe, melontarkan tuduhan serius usai laga Liga Champions melawan Benfica di Estadio da Luz. [Instagram]
baca 10 detik
  • Dugaan komentar rasis Prestianni kepada Vinicius Junior saat laga Liga Champions memicu UEFA melakukan investigasi resmi.
  • Insiden tersebut menyebabkan pertandingan sempat terhenti sepuluh menit karena Vinicius melaporkan dugaan hinaan kepada wasit pertandingan.
  • Wacana aturan baru muncul, mengusulkan sanksi bagi pemain yang berbicara sambil menutup mulut, berpotensi dikenal sebagai Prestianni Law.

Suara.com - Wacana perubahan aturan di sepak bola internasional mencuat setelah insiden dugaan komentar rasis yang melibatkan Gianluca Prestianni terhadap Vinicius Junior dalam laga Liga Champions.

Dalam pertandingan play-off leg pertama antara Real Madrid melawan SL Benfica, Vinicius mencetak satu-satunya gol kemenangan.

Namun selebrasi pemain Brasil itu berubah menjadi momen panas setelah ia melapor kepada wasit terkait dugaan komentar diskriminatif dari Prestianni.

Usai mencetak gol, Vinicius langsung menghampiri wasit dan mengadukan dugaan hinaan. Protokol anti-rasisme pun diaktifkan, menyebabkan pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit.

Kylian Mbappe juga disebut mendengar ucapan tersebut dan mendesak agar Prestianni dijatuhi sanksi larangan bermain pada leg kedua di Santiago Bernabeu.

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X]
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X]

UEFA telah mengumumkan investigasi atas dugaan perilaku diskriminatif tersebut.

Proses penyelidikan dilaporkan bisa memakan waktu hingga tiga pekan.

Jika terbukti bersalah, Prestianni berpotensi menghadapi sanksi berat berdasarkan Pasal 14 Regulasi Disiplin UEFA terkait rasisme dan perilaku diskriminatif, termasuk kemungkinan larangan bermain hingga 10 pertandingan.

Mantan bek Manchester United dan Arsenal, Mikael Silvestre, yang kini menjadi anggota FIFA Players Voice Panel, mengungkapkan adanya pembahasan internal terkait aturan baru.

baca juga

Menurut Silvestre, ada wacana untuk memberikan sanksi kepada pemain yang secara jelas menutupi mulut saat berbicara dalam situasi panas di lapangan.

“Kami mencoba mencari cara untuk memberi sanksi kepada pemain yang berbicara sambil menutupi mulut. Ini berbeda jika hanya membahas taktik, tetapi jika ada unsur kebencian, itu harus ditindak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa diskusi dengan wasit juga diperlukan untuk menentukan batasan tindakan yang bisa diambil di lapangan.

Wacana ini pun dijuluki sejumlah pihak sebagai potensi Prestianni Law.

Pihak Benfica membantah keras tuduhan tersebut. Klub asal Lisbon itu menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan menyebut Prestianni menjadi sasaran kampanye pencemaran nama baik.

Prestianni sendiri telah membantah menggunakan kata-kata rasis dan bahkan menonaktifkan kolom komentar di akun Instagram pribadinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?

Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:22 WIB

Bedah Taktik Aleksandar Dimitrov Lawan John Herdman di FIFA Series 2026

Bedah Taktik Aleksandar Dimitrov Lawan John Herdman di FIFA Series 2026

Bola | Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:30 WIB

Alvaro Arbeloa Ungkap Kondisi Mental Vinicius Jr Usai Umpatan Rasis yang Diucap Prestianni

Alvaro Arbeloa Ungkap Kondisi Mental Vinicius Jr Usai Umpatan Rasis yang Diucap Prestianni

Bola | Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:56 WIB

Erick Thohir Bantah Tudingan Media Malaysia Soal Dalang Aduan FIFA: Maaf, Saya Kelasnya Tak di Situ

Erick Thohir Bantah Tudingan Media Malaysia Soal Dalang Aduan FIFA: Maaf, Saya Kelasnya Tak di Situ

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:08 WIB

Pelatih Bulgaria Blak-blakan Soal Ambisi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Pelatih Bulgaria Blak-blakan Soal Ambisi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×