- Manchester City dituduh Premier League atas 115 pelanggaran finansial sejak Februari 2023; putusan komisi independen belum diumumkan.
- Mantan direktur Liverpool, Christian Purslow, menolak keras teori konspirasi mengenai campur tangan politik dalam proses arbitrase tersebut.
- Tuduhan mencakup kegagalan informasi akurat, tidak kooperatif, serta pelanggaran aturan profitabilitas dan lisensi klub sejak 2009.
- 54 dugaan pelanggaran karena gagal memberikan informasi keuangan akurat (2009/10–2017/18)
- 35 dugaan pelanggaran karena tidak kooperatif dalam investigasi sejak 2018
- 14 dugaan pelanggaran terkait laporan kompensasi pemain dan manajer
- 7 dugaan pelanggaran aturan profitabilitas dan keberlanjutan
- 5 dugaan pelanggaran regulasi lisensi klub dan Financial Fair Play UEFA
Pihak Manchester City secara konsisten membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan siap membuktikan posisi mereka melalui proses hukum.
Dalam laporan keuangan musim 2024/2025, klub juga menyebut bahwa komisi independen masih meninjau kasus tersebut.