-
AC Milan kalah 0-1 dari Parma di San Siro akibat gol Mariano Troilo.
-
Jarak poin AC Milan dengan Inter Milan di klasemen kini melebar menjadi sepuluh angka.
-
Parma naik ke peringkat 12 klasemen setelah berhasil mencuri poin di markas Milan.
Suara.com - Stadion San Siro menjadi saksi bisu kegagalan AC Milan dalam upaya mengejar posisi puncak klasemen.
Pasukan Rossoneri harus mengakui keunggulan Parma dengan skor tipis 0-1 pada laga hari Minggu waktu setempat.
Kekalahan ini membuat langkah Milan untuk menempel ketat Inter Milan menjadi semakin berat dan sulit.
Saat ini AC Milan tertahan di peringkat kedua dengan mengoleksi 54 poin dari total 26 pertandingan.
Margin poin mereka kini melebar menjadi selisih 10 angka di bawah Inter Milan yang kokoh memimpin.
Kemenangan mengejutkan ini membawa dampak positif bagi posisi Parma di klasemen sementara Serie A.
Tim tamu berhasil naik ke peringkat ke-12 setelah mengumpulkan 32 poin dari jumlah laga yang sama.
Sejak awal pertandingan, Milan sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan untuk mencetak gol cepat di babak pertama.
Peluang emas pertama tuan rumah lahir melalui aksi individu yang dilakukan oleh Ardon Jashari.
Baca Juga: Legenda AC Milan Sebut Lapangan Jadi Faktor Kekalahan Inter Milan dari Bodo/Glimt, Kok Bisa?
Sayangnya, upaya Jashari tersebut berhasil dimentahkan dengan sangat baik oleh kiper Parma, Edoardo Corvi.
Memasuki paruh kedua pertandingan, dominasi permainan masih tetap berada di bawah kendali penuh AC Milan.
Skuad asuhan Milan terus menekan lini pertahanan Parma demi memecah kebuntuan yang terjadi sejak awal.
Bintang mereka, Rafael Leao, hampir saja membawa Milan unggul melalui sebuah tembakan yang sangat keras.
Namun dewi fortuna belum berpihak karena bola hasil sepakan Leao hanya membentur tiang gawang lawan.
Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut menjadi titik balik yang menyakitkan bagi tim tuan rumah di penghujung laga.
Kejutan besar justru terjadi saat pertandingan memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal babak kedua.
Parma berhasil mencuri gol melalui skema bola mati yang sangat efektif di menit ke-80.
Penyerang Mariano Troilo sukses menyarangkan bola ke dalam gawang Milan melalui sebuah sundulan yang sangat akurat.
Proses gol tersebut bermula dari umpan sepak pojok yang dikirimkan dengan matang oleh Emanuele Valeri.
Stadion San Siro seketika terdiam melihat tim kesayangan mereka tertinggal di hadapan pendukungnya sendiri.
Pasca kebobolan, AC Milan langsung meningkatkan intensitas serangan secara frontal ke area kotak penalti Parma.
Seluruh pemain depan dikerahkan untuk setidaknya mampu menyamakan kedudukan sebelum laga berakhir secara resmi.
Beberapa upaya dilakukan melalui sisi sayap maupun umpan lambung, namun pertahanan Parma tetap solid terjaga.
Disiplinnya para pemain belakang Parma membuat usaha pemain Milan selalu patah di tengah jalan.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 1-0 untuk kemenangan Parma tidak berubah.
Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi juara Milan yang ingin meraih trofi musim ini.
Kini fokus mereka harus terbagi antara mengejar pemuncak klasemen atau mengamankan posisi dari kejaran rival bawahnya.
Inter Milan diprediksi akan semakin nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan poin yang cukup signifikan.
Sementara bagi Parma, tiga poin dari markas besar Milan merupakan modal berharga untuk menjauh dari zona degradasi.
Kualitas pertahanan Edoardo Corvi dalam laga ini patut mendapatkan apresiasi khusus karena melakukan banyak penyelamatan krusial.
Meskipun Milan unggul dalam penguasaan bola, efektivitas serangan mereka terlihat sangat tumpul pada malam itu.
Ketiadaan gol dari banyaknya peluang membuktikan ada masalah dalam penyelesaian akhir lini depan Rossoneri.
Parma yang bermain lebih pragmatis justru mampu memanfaatkan satu peluang emas menjadi sebuah gol penentu.
Keberhasilan Emanuele Valeri dalam memberikan assist sepak pojok menjadi kunci kemenangan dramatis bagi tim tamu.
AC Milan kini harus segera berbenah jika tidak ingin posisi mereka di zona Liga Champions terancam.