Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija

Arief Apriadi

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:37 WIB
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
Perubahan posisi Jordi Amat menjadi gelandang bertahan di Persija Jakarta berbuah manis. Pemain Timnas Indonesia ini tampil gahar dan cetak gol. Simak ulasannya! (persija.id)
baca 10 detik
  • Jordi Amat sukses menjalani peran baru sebagai gelandang bertahan di Persija Jakarta, strategi yang pertama kali dicoba oleh Mauricio Souza pada Januari 2026.
  • Bermain di lini tengah, ia tampil cekatan memutus serangan lawan dan memiliki keunggulan umpan diagonal jarak jauh yang akurat untuk menciptakan peluang.
  • Fleksibilitas dan adaptasi taktik ini bisa menjadi solusi jitu bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jika posisi bek tengah skuad Garuda sedang menumpuk.

Suara.com - Perubahan posisi yang dialami oleh Jordi Amat bersama Persija Jakarta belakangan ini sukses menyita perhatian para penikmat sepak bola nasional.

Keputusan pelatih Mauricio Souza untuk menggeser peran sang pemain menjadi seorang gelandang bertahan terbukti memberikan dampak yang sangat luar biasa di atas lapangan.

Transformasi taktik ini bahkan dinilai bisa menjadi opsi berharga bagi Timnas Indonesia dalam mengarungi berbagai agenda kompetisi internasional di masa depan.

Pemain berusia 33 tahun tersebut kini tidak lagi hanya terpaku untuk beroperasi mengawal jantung pertahanan tim.

Eksperimen posisi baru ini pertama kali diterapkan oleh tim pelatih saat Macan Kemayoran berhadapan dengan Madura United pada 23 Januari 2026 lalu.

Hasil racikan strategi tersebut langsung berbuah manis karena tim kebanggaan ibu kota sukses membungkam lawannya dengan skor meyakinkan 2-0.

Setelah sempat dikembalikan ke posisi aslinya, Jordi kembali ditugaskan sebagai jenderal lini tengah saat bentrok melawan Bali United dan Malut United.

Magisnya semakin terlihat pada laga kontra Malut United ketika ia sukses mencetak gol lewat sundulan berkat umpan matang dari Allano de Souza.

Saat bermain lebih ke depan, mantan pemain Swansea City ini tampil sangat cekatan dalam memutus alur serangan balik tim lawan.

baca juga

Ia terlihat sangat sigap dalam membaca pergerakan musuh, menutup ruang tembak, serta menghentikan distribusi bola dengan sangat efektif.

Atribut bertahannya yang solid itu membuat keseimbangan transisi permainan di lini tengah tim terasa jauh lebih stabil.

Selain tangguh dalam bertahan, pemain naturalisasi ini juga tampak sangat nyaman dan tenang ketika sedang menguasai bola.

Walaupun selama ini dikenal dengan gaya bermain yang pragmatis di belakang, ia rupanya mampu memainkan peran box to box lewat sentuhan satu-dua yang cepat.

Salah satu senjata mematikan yang dimiliki Jordi di posisi ini adalah akurasi umpan diagonal jarak jauhnya yang sangat memanjakan barisan penyerang.

Distribusi umpan terukur tersebut kerap kali sukses membongkar pertahanan lawan dan menciptakan peluang-peluang yang sangat berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen

Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:53 WIB

Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada

Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:57 WIB

Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning

Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×