- Victor Osimhen, bomber Galatasaray, secara terbuka menyatakan keinginannya menghindari Liverpool pada undian 16 besar Liga Champions.
- Galatasaray memastikan lolos ke fase gugur setelah melalui laga sulit melawan Juventus yang berlanjut hingga babak tambahan waktu.
- Osimhen menilai pertemuan ulang dengan Liverpool di fase gugur akan menjadi laga sulit yang memerlukan perjuangan maksimal tim.
Suara.com - Pengakuan jujur dan mengejutkan datang dari bomber andalan Galatasaray, Victor Osimhen.
Setelah berhasil membawa timnya lolos secara dramatis ke babak 16 besar Liga Champions, penyerang asal Nigeria ini justru secara terbuka mengungkapkan satu tim yang paling ingin ia hindari dalam undian yaitu Liverpool.
Galatasaray memastikan tiket ke fase gugur setelah melewati pertarungan epik melawan Juventus yang harus berlanjut hingga babak tambahan waktu.
Osimhen menjadi salah satu pahlawan dengan mencetak gol penting dalam laga tersebut.
Kini sebagai salah satu tim yang lolos, Galatasaray berpotensi menghadapi lawan-lawan berat, termasuk salah satu dari dua wakil Inggris, Liverpool atau Tottenham Hotspur.
Meskipun di fase liga mereka berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 1-0, Osimhen merasa pertemuan di fase gugur akan menjadi cerita yang sama sekali berbeda.
“Sejujurnya, jika bertemu Liverpool sekarang rasanya seperti semacam balas dendam,” ujar Victor Osimhen.
Ia pun tak ragu mengungkapkan harapan pribadinya menjelang drawing yang akan digelar Jumat pagi waktu Eropa.
“Siapa pun lawan kami nanti, saya tidak ingin bicara terlalu banyak, tetapi saya ingin menghindari Liverpool,” imbuhnya.
Baca Juga: Calvin Verdonk Main Sangar Lawan Angers, Tiket Liga Champions Kini Bukan Sekadar Mimpi Bagi Lille
Meski begitu, Osimhen menegaskan bahwa timnya akan tetap siap bertarung jika takdir memang harus mempertemukan mereka kembali dengan raksasa Inggris tersebut.
“Kalau mereka yang datang, ya kami akan berjuang sekuat tenaga. Tapi itu tidak akan mudah,” jelas eks striker Napoli ini.
Baginya tidak ada lawan yang mudah di level setinggi Liga Champions. Ia bahkan mencontohkan performa mengejutkan dari tim seperti Bodo/Glimt sebagai bukti bahwa semua tim bisa berbahaya.
Namun, ia juga sadar bahwa untuk menjadi juara, sebuah tim harus siap menantang yang terbaik.
“Kalau ingin menang, Anda juga harus melawan tim-tim besar dan menunjukkan kualitas Anda,” ucap Osimhen.
“Kami sudah bertemu Liverpool, tetapi belum bermain di Anfield. Jika kami bertemu mereka, itu akan menjadi pertandingan yang luar biasa.”
“Saya rasa kami siap menghadapi tantangan itu. Tentu saja tidak akan mudah, tetapi kami punya semangat juang,” tandasnya.