-
Barcelona tetap berminat memperpanjang masa bakti Marcus Rashford meski sukses merekrut Anthony Gordon.
-
Langkah Barcelona mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi faktor penentu nasib Rashford.
-
Manchester United enggan menurunkan harga Rashford dan siap menjualnya ke klub penawar tertinggi.
Suara.com - Masa depan Marcus Rashford di Camp Nou tetap menyala setelah masa pinjamannya yang sukses bersama Barcelona berakhir. Raksasa Catalan menegaskan bahwa kedatangan Anthony Gordon tidak menutup pintu bagi penyerang Manchester United tersebut.
Klub asuhan Hansi Flick kini mengalihkan fokus utama mereka untuk memburu tanda tangan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Ambisi besar ini berpotensi mengubah peta kekuatan lini serang Blaugrana untuk musim depan.
Analisa Skysport, batas waktu bagi Barcelona untuk mengaktifkan klausul pembelian permanen Rashford senilai £26 juta jatuh pada 15 Juni. Namun, kubu Camp Nou dilaporkan lebih memilih opsi untuk memperpanjang masa peminjaman sang pemain.
![Penyerang Newcastle United, Anthony Gordon, menorehkan prestasi gemilang di pentas Eropa dengan memecahkan rekor milik legenda klub Alan Shearer yang telah bertahan selama 23 tahun. [Instagram @nthonygordon]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/22/17204-anthony-gordon.jpg)
Sikap Barcelona ini dipicu oleh keengganan Manchester United untuk menurunkan nominal harga jual penyerang Timnas Inggris tersebut. Setan Merah tetap teguh pada pendirian finansial mereka tanpa ada niat negosiasi ulang.
Manajemen Barcelona diproyeksikan segera mengajukan tawaran tunai dalam jumlah besar demi melunakkan sikap Atletico Madrid terkait Alvarez. Proses transfer Anthony Gordon sendiri dijadwalkan rampung minggu ini setelah tes medis selesai.
Atletico Madrid mematok harga fantastis sebesar 130 juta pounsterling untuk striker internasional Argentina tersebut. Nilai pasar yang sangat tinggi ini menjadi tantangan finansial terbesar bagi Barcelona musim panas ini.
![Laga El Clasico ini menjadi momen spesial bagi Marcus Rashford, yang meraih trofi pertamanya bersama Barcelona sejak hengkang dari Manchester United. [Instagram Marcus Rashford]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/12/45106-marcus-rashford.jpg)
Informasi internal menyebutkan bahwa penawaran informal awal Barcelona senilai 61 juta pounsterling plus Ferran Torres telah ditolak mentah-mentah. Keberhasilan mendapatkan Alvarez diprediksi akan sangat memengaruhi keputusan akhir Barca terhadap nasib Rashford.
Kondisi keuangan Barcelona saat ini jauh lebih sehat setelah mereka berhasil mengamankan gelar juara LaLiga. Anggaran belanja tersebut diprioritaskan untuk mendatangkan tiga posisi krusial, yaitu pemain sayap, striker, dan bek tengah.
Manchester United sendiri sangat percaya diri nilai pasar Rashford akan meroket jika sang pemain tampil memukau di Piala Dunia. Di turnamen tersebut, Rashford harus bersaing ketat dengan rekan setim barunya, Anthony Gordon, di sisi kiri.
Jika kesepakatan tidak tercapai pasca-Piala Dunia, Rashford dipastikan harus kembali ke pusat latihan Manchester United di Carrington. Kendati demikian, kecil kemungkinan sang penyerang akan kembali merumput mengenakan seragam Setan Merah.
Hubungan antara Marcus Rashford dan Manchester United tampaknya sudah berada di titik nadir yang sulit diperbaiki. Upaya pencarian klub baru di luar Old Trafford terus diusahakan oleh semua pihak yang terlibat.
Pemain, perwakilan hukum, beserta manajemen Manchester United secara aktif bekerja sama demi memuluskan langkah transfer permanen sang penyerang. Langkah ini diambil demi kebaikan masa depan karier Rashford dan restrukturisasi skuad United.
Performa Rashford sepanjang musim lalu saat membela Barcelona sebenarnya terhitung sangat impresif dan krusial. Ia berhasil menyumbang total 28 kontribusi gol di semua kompetisi yang diikuti Barcelona.
Kontribusi luar biasa penyerang berusia 28 tahun tersebut menjadi salah satu pilar penting di lini serang. Berkat performa tajamnya, Barcelona berhasil merebut kembali takhta juara LaLiga dari tangan Real Madrid.