-
Emil Audero membela Cremonese melawan AC Milan dalam laga krusial pekan ke-27 Liga Italia.
-
Cremonese berjuang menghindari zona degradasi sementara Milan mengejar posisi puncak klasemen dari Inter.
-
Audero menjadi kunci pertahanan tuan rumah setelah mencatatkan tujuh cleansheet sepanjang musim kompetisi ini.
Suara.com - Emil Audero sedang bersiap menghadapi tantangan besar dalam kariernya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Liga Italia.
Penjaga gawang kebanggaan Timnas Indonesia ini dijadwalkan mengawal gawang Cremonese saat kedatangan tamu agung, AC Milan.
Laga krusial pekan ke-27 Liga Italia tersebut bakal dilangsungkan di markas kebanggaan mereka, Stadion Giovanni Zini.
Pertempuran antara si kecil melawan raksasa ini akan dimulai tepat pada hari Minggu pukul 18.30 WIB.
Audero diprediksi harus bekerja ekstra keras karena tim tamu datang dengan ambisi meraih poin penuh.
Pasukan I Rossoneri sedang berusaha keras memangkas selisih poin dengan rival abadi mereka yakni Inter Milan.
Saat ini AC Milan menempati urutan kedua klasemen sementara dengan koleksi total 54 poin dari seluruh laga.
Skuad asuhan Stefano Pioli tersebut masih tertinggal sebanyak 10 angka di belakang sang pemuncak klasemen liga.
Kondisi kontras justru dialami oleh kubu tuan rumah yang masih tertatih-tatih di papan bawah klasemen.
Baca Juga: 4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
Cremonese kini berada di peringkat ke-17 dan sangat rentan terperosok ke dalam zona merah degradasi.
Sosok Emil Audero tetap menjadi pilihan utama bagi jajaran pelatih Cremonese sepanjang kampanye musim kompetisi ini.
Pemain yang telah menginjak usia 29 tahun itu tercatat sudah mengoleksi 23 penampilan di berbagai ajang.
Kiper bertinggi badan ideal ini seringkali menjadi penyelamat dengan mendapatkan nilai tertinggi dalam banyak pertandingan penting.
Sejauh ini Audero telah mencatatkan tujuh laga tanpa kebobolan atau cleansheet bagi klub berjuluk La Cremo.
Namun kerja keras sang kiper belum mampu mengangkat posisi timnya secara signifikan dari ancaman turun kasta.
Cremonese kini sedang dalam posisi terjepit karena hanya mengantongi total 24 poin hingga pekan ini.
Jumlah poin tersebut membuat posisi mereka tidak aman karena ditempel ketat oleh Lecce di posisi ke-18.
Lecce memiliki perolehan angka yang persis sama sehingga setiap kesalahan kecil bisa berakibat sangat fatal.
Oleh karena itu duel melawan AC Milan menjadi titik krusial bagi perjalanan karier Audero dan kawan-kawan.
Kemenangan menjadi harga mati bagi tuan rumah demi menjaga napas mereka tetap berada di Serie A.
Meskipun menyandang predikat sebagai tim promosi, Cremonese ternyata memiliki sejarah pertemuan yang cukup membanggakan lawan Milan.
Dalam lima bentrokan terakhir antara kedua tim, catatan kemenangan mereka ternyata sangat berimbang satu sama lain.
Masing-masing klub berhasil meraih satu kali kemenangan, sementara tiga laga sisa berakhir dengan skor sama kuat.
Bahkan dunia sepak bola sempat terkejut saat La Cremo mampu menumbangkan Milan dengan skor 2-1 di San Siro.
Hasil fantastis pada bulan Agustus tahun lalu itu menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi tuan rumah.
Audero mendapatkan banyak sanjungan setelah tampil luar biasa dan heroik pada pertandingan di San Siro tersebut.
Kini publik tuan rumah berharap kiper utama mereka mampu kembali menciptakan kejutan serupa di depan pendukung sendiri.
Namun tantangan kali ini dipastikan lebih berat karena AC Milan memiliki barisan penyerang yang sedang on-fire.
Nama besar seperti Rafael Leao dan Christian Pulisic menjadi ancaman nyata yang harus segera diredam gerakannya.
Kedua pemain andalan Milan tersebut diketahui masing-masing sudah mengemas total delapan gol di kancah domestik.
Pertanyaan besar kini muncul mengenai kesiapan mental Audero menghadapi gempuran penyerang kelas dunia milik tim tamu.
Laga ini akan membuktikan sejauh mana kualitas Audero dalam memimpin rekan-rekannya di sektor pertahanan tim papan bawah.
Seluruh mata pecinta sepak bola di Indonesia dipastikan akan tertuju pada aksi heroik sang kiper malam nanti.