Nasib Tim Melli Terancam Pasca Donald Trump Klaim Kematian Pemimpin Tertinggi Iran

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 02 Maret 2026 | 14:05 WIB
Nasib Tim Melli Terancam Pasca Donald Trump Klaim Kematian Pemimpin Tertinggi Iran
Timnas Iran (Instagram)
baca 10 detik
  • Iran mempertimbangkan mundur dari Piala Dunia 2026 akibat serangan militer Amerika Serikat.

  • Presiden FFIRI Mehdi Taj meragukan partisipasi Iran setelah eskalasi konflik di Teheran.

  • Uni Emirat Arab disiapkan sebagai pengganti jika Iran resmi mengundurkan diri.

Suara.com - Gejolak politik perang yang melanda kawasan Timur Tengah kini mulai merembet secara nyata ke ranah olahraga internasional.

Nasib keikutsertaan Timnas Iran dalam ajang bergengsi Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk.

Ketegangan militer yang melibatkan Amerika Serikat telah memicu diskusi serius di internal pemerintahan dan federasi sepak bola Iran.

Eskalasi ini terjadi setelah serangkaian serangan udara menghantam titik vital di Teheran pada akhir Februari 2026.

Kondisi keamanan dalam negeri yang tidak stabil membuat fokus negara tersebut kini terbagi sepenuhnya ke sektor pertahanan.

Ketegangan memuncak saat negosiasi diplomatik antara kedua negara tersebut tidak membuahkan hasil positif bagi perdamaian.

Laporan mengenai tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran menjadi pemicu utama kemarahan publik dan ketidakpastian otoritas nasional.

Klaim kemenangan bahkan sempat dilontarkan oleh pihak Gedung Putih melalui media sosial pribadi presiden mereka.

Kejadian luar biasa ini otomatis meruntuhkan rencana jangka panjang yang telah disusun oleh skuad Tim Melli.

baca juga

Situasi kian rumit karena Amerika Serikat berperan sebagai tuan rumah utama dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola tersebut.

Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, memberikan sinyal kuat mengenai kemungkinan absennya mereka di turnamen FIFA.

Beliau menyoroti mustahilnya menjalin hubungan olahraga di tengah agresi militer yang sedang berlangsung saat ini.

“Dengan apa yang terjadi hari ini serta serangan oleh Amerika Serikat, sangat tidak mungkin bagi kami untuk menantikan turnamen ini,” ujar Taj dikutip dari Marca, Minggu (1/3/2026).

Meskipun demikian, Taj memberikan catatan bahwa kebijakan ini masih menunggu arahan dari otoritas tertinggi di Iran.

Keputusan apakah tim akan berangkat menuju Amerika Serikat atau tetap tinggal di tanah air masih bersifat dinamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026

Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 11:21 WIB

Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar

Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 11:03 WIB

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 10:56 WIB

Terkini

Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global

Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari

Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya

Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:55 WIB

4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam

4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Profil dan Sepak Terjang Robin Veldman Pelatih Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen

Profil dan Sepak Terjang Robin Veldman Pelatih Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

×