Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia

Galih Prasetyo

Kamis, 05 Maret 2026 | 19:55 WIB
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bahrian)
baca 10 detik
  • CAS mengumumkan di Lausanne (5/3/2026) bahwa tujuh pemain tetap kena larangan bermain 12 bulan hanya untuk pertandingan resmi.
  • Banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ditolak; FAM wajib bayar denda 350.000 franc Swiss terkait kasus pemalsuan dokumen naturalisasi.
  • Hukuman muncul setelah FIFA menemukan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain asing pada September 2025.

Suara.com - Pengadilan Arbitrase Olahraga, Court of Arbitration for Sport (CAS) mengeluarkan keputusan banding yang dilakukan federasi sepak bola Malaysia (FAM) terkait kasus pemalsuan dokumen 7 pemain asing.

Dalam putusan yang diumumkan di Lausanne, Kamis (5/3/2026) waktu setempat, CAS menyatakan ketujuh pemain tetap menjalani larangan bermain selama 12 bulan, tetapi sanksi itu kini hanya berlaku untuk pertandingan resmi.

Artinya, ketujuh pemain itu masih diperbolehkan berlatih dan terlibat dalam aktivitas sepak bola bersama klub.

Tujuh pemain yang terkena sanksi adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Namun di sisi lain, banding yang diajukan FAM justru ditolak oleh CAS.

Kantor Federasi Sepak Bola Malaysia (dok. FAM)
Kantor Federasi Sepak Bola Malaysia (dok. FAM)

Federasi sepak bola Malaysia itu tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp1,8 miliar.

Kasus ini bermula pada 2025 ketika FAM mendekati tujuh pemain asing tersebut untuk menjalani proses naturalisasi agar bisa memperkuat tim nasional Malaysia.

Ketujuh pemain ini kemudian memperoleh paspor Malaysia sebagai bagian dari proses tersebut.

Masalah muncul setelah FIFA menemukan adanya pelanggaran kode disiplin terkait dokumen naturalisasi.

baca juga

Pada 25 September 2025, Komite Disiplin FIFA menyatakan dokumen yang digunakan dipalsukan dan para pemain tidak memiliki hubungan nyata dengan Malaysia.

FIFA kemudian menjatuhkan sanksi berupa denda 2.000 franc Swiss untuk masing-masing pemain serta larangan aktivitas sepak bola selama 12 bulan.

Sementara FAM dikenai denda besar sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proses tersebut.

FAM dan para pemain lalu mengajukan banding ke CAS pada 5 Desember 2025.

Dalam permohonannya, FAM mengakui adanya kekurangan institusional dalam proses administrasi naturalisasi tersebut.

Sementara itu, para pemain menegaskan mereka tidak membuat atau memalsukan dokumen.

“Kami hanya memberikan dokumen yang diminta oleh federasi,” demikian pengakuan salah satu pemain.

Setelah sidang di markas CAS pada 26 Februari 2026, panel arbitrase yang dipimpin hakim asal Denmark Lars Hilliger memutuskan bahwa pelanggaran tetap terbukti.

Namun bentuk hukuman bagi para pemain diubah menjadi larangan bermain di pertandingan resmi saja.

Larangan tersebut mulai berlaku 5 Maret 2026, dengan masa hukuman sebelumnya sejak September 2025 turut diperhitungkan.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Positif 6 Bintang Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Verdonk Dominan, Audero Heroik

Tren Positif 6 Bintang Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Verdonk Dominan, Audero Heroik

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:20 WIB

Eks Tottenham Hotspur Sudah Tak Sabar Bela Timnas Malaysia

Eks Tottenham Hotspur Sudah Tak Sabar Bela Timnas Malaysia

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:29 WIB

Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027

Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:51 WIB

Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi

Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:13 WIB

Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027

Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:26 WIB

Terkini

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:03 WIB

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 19:51 WIB

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar

Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

Krisis Air Menjalar di Ibu Kota, Pramono Berharap Badai El Nino Berakhir September

Krisis Air Menjalar di Ibu Kota, Pramono Berharap Badai El Nino Berakhir September

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:49 WIB

Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK

Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 19:46 WIB

5 Posisi Meja Belajar Anak Menurut Feng Shui agar Fokus dan Pintar, Siap Berprestasi di Sekolah

5 Posisi Meja Belajar Anak Menurut Feng Shui agar Fokus dan Pintar, Siap Berprestasi di Sekolah

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:45 WIB

Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo

Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:43 WIB

×