Respons Vietnam Usai Banding Malaysia Soal Skandal Naturalisasi Ditolak CAS

Arif Budi

Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:25 WIB
Respons Vietnam Usai Banding Malaysia Soal Skandal Naturalisasi Ditolak CAS
Vietnam minta tiket Piala Asia 2027 ke AFC usai naturalisasi Malaysia dipastikan bermasalah. (the-afc.com)
baca 10 detik
  • CAS menolak banding FAM terkait sanksi FIFA atas pemalsuan dokumen naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
  • Tujuh pemain naturalisasi Malaysia tetap dilarang bertanding resmi satu tahun, meski boleh berlatih klub.
  • VFF menuntut AFC mengambil keputusan cepat terkait hasil putusan CAS sebelum babak kualifikasi final.

Suara.com - Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) langsung mendapat perhatian dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).

Putusan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi sejumlah pemain keturunan yang memperkuat Timnas Malaysia.

Dalam keputusannya, CAS menolak permohonan banding FAM atas sanksi yang sebelumnya dijatuhkan FIFA. Namun, badan arbitrase olahraga itu memberikan sedikit kelonggaran bagi tujuh pemain yang terlibat.

Mereka masih diperbolehkan mengikuti latihan bersama klub, tetapi tetap dilarang tampil dalam pertandingan resmi selama satu tahun.

Putusan tersebut semakin memperkuat temuan bahwa proses naturalisasi pemain yang dilakukan Malaysia bermasalah karena adanya manipulasi dokumen.

Situasi ini juga membuka kemungkinan munculnya sanksi tambahan dari FIFA maupun AFC terhadap federasi sepak bola Malaysia.

Perkembangan tersebut menjadi perhatian serius bagi Vietnam. Pasalnya, Golden Star Warriors pernah merasakan dampak langsung ketika menghadapi Malaysia dalam ajang Kualifikasi Piala Asia 2027.

Saat itu, Vietnam harus menelan kekalahan telak 0-4 di Stadion Bukit Jalil ketika Malaysia diperkuat sejumlah pemain naturalisasi yang kini dinilai bermasalah.

Setelah keputusan CAS diumumkan, VFF menyampaikan tuntutan resmi kepada AFC agar segera mengambil langkah tegas terkait kasus tersebut.

baca juga

Vietnam berharap ada keputusan sebelum pertandingan terakhir babak kualifikasi digelar.

"Berdasarkan putusan CAS, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) diharapkan segera mengambil keputusan terkait," bunyi pernyataan VFF.

"Sebelum laga final kualifikasi Piala Asia (31 Maret) berlangsung, untuk memastikan penentuan tim yang akan berpartisipasi dalam Final Piala Asia 2027."

"CAS menyatakan bahwa putusan lengkap, beserta argumen hukum terperinci (mengenai keputusan CAS untuk memutuskan menentang sepak bola Malaysia), akan segera dipublikasikan," sambungnya.

Publik Vietnam sendiri menyambut positif keputusan tersebut. Mereka kini menantikan sikap resmi AFC sebagai penyelenggara kompetisi Piala Asia.

Media Vietnam bahkan menilai ada peluang bagi tim nasional mereka untuk mendapatkan kemenangan administratif atas Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CAS Ringankan Sanksi 7 Pemain Kasus Naturalisasi Timnas Malaysia

CAS Ringankan Sanksi 7 Pemain Kasus Naturalisasi Timnas Malaysia

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:20 WIB

Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia

Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:55 WIB

Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main di Stadion Mana di Piala Asia 2027

Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main di Stadion Mana di Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:05 WIB

Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania

Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:00 WIB

Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:23 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×