- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil 41 pemain sementara untuk FIFA Series 2026.
- Persija Jakarta menyumbang pemain terbanyak (6 pemain), sementara juara bertahan Persib hanya mengirim tiga pemain.
- Keputusan kontroversial adalah tidak dipanggilnya kiper Persib, Teja Paku Alam, meski statistiknya terbaik di liga.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman resmi memanggil 41 pemain sebagai daftar sementara skuat Merah Putih untuk FIFA Series 2026.
Dari 41 pemain tersebut, keputusan John Herdman terbilang cukup aneh. Pasalnya, pelatih asal Inggris itu hanya memanggil 3 pemain dari Persib Bandung.
Persib yang notabene merupakan juara bertahan BRI Super League 2024/2025 dan pemimpin klasemen musim 2025/2026 hanya menyumbang tiga pemain saja.
Kuota pemain Persib di Timnas Indonesia era John Herdman terbilang sangat jauh jika dibanding dengan rival abadi mereka, Persija Jakarta.
Persija jadi tim paling banyak menyumbang pemain ke Timnas Indonesia era John Herdman. Macan Kemayoran menyumbang 6 pemain.
Keenam pemain itu adalah Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, Fajar Faturrahman, Jordi Amat, Witan Sulaeman dan Mauro Zijlstra.
Bahkan Dewa United yang saat ini berada di peringkat 10 klasemen BRI Super League menyumbang lebih banyak dari Persib, empat pemain, mereka adalah Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri dan Stefano Lilipaly.
Persib hanya menyumbang tiga pemain, Eliano Reijnders, Beckham Putra dan pemain senior, Marc Klok.
Yang jadi perdebatan netizen di sosial media ialah tak dipanggilnya kiper Teja Paku Alam. Teja kalah dengan tiga kiper lokal lainnya, Cahya Supardi, Nadeo Argawinata dan Ernando Ari.
Baca Juga: Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
Padahal Teja Paku Alam menjadi salah satu pilar penting di pertahan Persib musim ini dan musim lalu.
Catatan statistik Teja bahkan melebihi tiga kiper lokal lainnya yang dipanggil John Herdnan.
Teja mencatatkan 9 clean sheet dari 15 pertandingan yang dimainkan sepanjang paruh musim pertama.
Dalam periode yang sama, ia hanya kebobolan 8 gol, membuat rata-rata kebobolannya berada di kisaran 0,53 gol per pertandingan.
Catatan tersebut menjadikan Teja sebagai salah satu kiper dengan statistik terbaik di liga musim ini.
Rasio clean sheet yang mencapai sekitar 60 persen menunjukkan betapa solidnya performa lini belakang Persib ketika ia berada di bawah mistar.