- PSSI resmi menunjuk Simon Grayson sebagai asisten pelatih baru mendampingi John Herdman jelang ajang FIFA Series 2026 di Jakarta.
- Simon Grayson sangat disegani dan dikenal sebagai pelatih spesialis promosi di Liga Inggris usai membawa Blackpool, Leeds, Huddersfield, hingga Preston North End naik kasta.
- Pelatih kelahiran Inggris ini juga tidak asing dengan kultur sepak bola Asia karena pernah menangani klub Bengaluru FC dan Lalitpur City FC.
Suara.com - Kabar gembira menghampiri skuad Timnas Indonesia yang baru saja mendaratkan sosok Simon Grayson sebagai tangan kanan pelatih kepala John Herdman.
Penunjukan juru taktik asal Eropa ini dipersiapkan secara khusus untuk menambah kekuatan Garuda jelang bergulirnya ajang bergengsi FIFA Series 2026.
Menariknya, rekam jejak pria kelahiran 16 Desember 1969 ini di kerasnya kompetisi Liga Inggris rupanya dipenuhi dengan deretan prestasi yang bukan kaleng-kaleng.
Federasi sepak bola nasional secara resmi meminang figur sarat pengalaman tersebut untuk mengisi pos krusial di jajaran staf kepelatihan.
Ia diproyeksikan akan langsung mendampingi tim pada turnamen ekshibisi yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kehadirannya di ruang ganti skuad Merah Putih tentu menandai sebuah babak baru dalam perjalanan panjang kariernya di level internasional.
Sebelum merambah dunia manajerial, ia merupakan seorang pesepak bola profesional yang mengawali langkahnya bersama klub legendaris Leeds United.
Masa aktifnya sebagai pemain juga dihabiskan dengan membela panji sejumlah tim elite daratan Britania seperti Leicester City, Aston Villa, hingga Blackburn Rovers.
Karier bermainnya pun tak bisa dipandang sebelah mata karena ia pernah merengkuh trofi Piala Liga Inggris serta memenangkan promosi bersama Leicester City.
Baca Juga: Proses Naturalisasi Jalan Terus, PSSI Tutup Rapat 2 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia
Namun, nama besarnya justru semakin berkibar dan disegani publik saat ia memutuskan untuk banting setir menjadi seorang manajer tim.
Publik sepak bola Inggris bahkan memberikan julukan khusus kepadanya sebagai pelatih spesialis promosi antar kasta kompetisi.
Magis taktiknya pertama kali terbukti saat ia sukses membawa klub Blackpool FC naik kasta ke level Championship pada musim 2006-2007 silam.
Sentuhan emasnya kembali membuahkan hasil manis ketika menukangi mantan klubnya yakni Leeds United pada periode musim 2009-2010.
Tak berhenti sampai di situ, Huddersfield Town juga berhasil dibawanya promosi ke divisi yang lebih tinggi melalui jalur play-off pada tahun 2012.
Prestasi gemilang kemudian berlanjut saat ia berhasil mengantarkan Preston North End naik kasta pada kompetisi musim 2014-2015.