- PSSI menunjuk Andrej Kostolansky asal Slovakia sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
- Kostolansky memiliki rekam jejak melatih kiper tim nasional Yaman, Bahrain, dan Irak U-23.
- Ia diharapkan bekerja sama dengan Damian van Rensburg untuk membentuk lini penjaga gawang yang lebih solid.
Suara.com - PSSI resmi menunjuk pelatih asal Slovakia, Andrej Kostolansky, sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia.
Penunjukkan Andrej Kostolansky sebagai pelatih kiper beberapa hari jelang pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Penunjukan ini menjadi bagian dari pembenahan tim pelatih untuk memperkuat performa Indonesia di level internasional.
Kostolansky dikenal memiliki pengalaman panjang melatih di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia Tenggara.
Lantas siapa Andrej Kostolansky dan seperti apa rekam jejaknya melatihnya?
Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut terakhir menangani klub Kamboja, Kampong Dewa, pada periode 2025–2026.
![PSSI resmi menunjuk pelatih asal Slovakia, Andrej Kostolansky, sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/23/59419-andrej-kostolansky.jpg)
Pengalaman di Asia Tenggara dinilai penting karena membuatnya lebih memahami karakter sepak bola kawasan ini.
Di level tim nasional, Kostolansky pernah menjadi pelatih kiper Yaman, Bahrain, dan Irak U-23. Rekam jejak tersebut menunjukkan ia terbiasa menangani pemain di kompetisi internasional dengan tekanan tinggi.
Di Timnas Indonesia, Kostolansky akan bekerja bersama pelatih kiper lainnya, Damian van Rensburg. Keduanya ditargetkan membentuk lini penjaga gawang yang lebih solid dan kompetitif.
Karier kepelatihan Kostolansky dimulai di klub Slovakia, Spartak Trnava, sebagai pelatih kiper pada 2010.
Dalam rekam jejaknya, Kostolansky kerap bekerja bersama pelatih asal Ceko, Miroslav Soukup, di beberapa tim nasional.
Kostolansky tercatat menjadi bagian staf kepelatihan Yaman, Bahrain, dan Irak U-23 saat Soukup menjabat pelatih kepala.
Pengalaman terus bertambah saat ia menangani Bahrain pada 2016–2020 dan Irak U-23 pada 2021–2022. Setelah itu, ia sempat kembali ke Slovakia sebelum kembali melatih di Asia.
Kehadiran Kostolansky di Timnas Indonesia diharapkan memperkuat kualitas penjaga gawang Garuda menjelang ASEAN Championship 2026 serta FIFA Series 2026.
PSSI menilai pengalaman internasionalnya penting untuk meningkatkan standar latihan dan performa kiper di level kompetisi regional.