- Kiper Maarten Paes tampil solid saat Ajax menahan imbang Feyenoord 1-1 di Stadion De Kuip, Minggu (22/3/2026).
- Paes mencatatkan tiga penyelamatan krusial dan delapan *recoveries* dalam laga panas bertajuk De Klassieker tersebut.
- Usai laga, Paes segera menyatakan fokus beralih membela Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 di Jakarta.
Suara.com - Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes membawa modal kepercayaan diri tinggi jelang bergabung dengan skuad Garuda untuk ajang FIFA Series 2026.
Bekal positif itu ia dapatkan setelah tampil solid dalam laga panas bersama klubnya, Ajax Amsterdam, melawan rival bebuyutan, Feyenoord.
Dalam laga bertajuk De Klassieker yang digelar di markas Feyenoord, Stadion De Kuip, Minggu (22/3/2026) malam WIB, Paes menjadi bagian penting dari skuad Ajax yang sukses menahan imbang tuan rumah 1-1.
Ajax sempat unggul lebih dulu via gol Sean Steur, sebelum penalti Jakob Moder menyamakan kedudukan.
Sepanjang laga, kiper berusia 27 tahun itu tampil apik dengan melakukan tiga penyelamatan krusial, mencatatkan delapan recoveries, dan terlibat aktif dalam permainan dengan 53 sentuhan bola.
Performa solid di laga dengan tensi setinggi ini jelas menjadi suntikan moral berharga bagi Paes yang hanya berselang beberapa hari akan membela panji Merah Putih.
Tak lama setelah pertandingan usai, ia pun langsung menyatakan kesiapannya untuk beralih fokus ke tim nasional.
"Pertempuran berat di Rotterdam hari ini. Sekarang saatnya mengalihkan fokus untuk Timnas Indonesia. Sampai Jumpa di Jakarta," kata Maarten dalam unggahan terbarunya di akun Instagram pribadi @maartenpaes.
Sejak direkrut dari FC Dallas pada Februari 2026, Paes memang langsung menjadi andalan di bawah mistar gawang Ajax, terutama setelah cederanya kiper utama Vitezslav Jaros.
Sejauh ini, ia telah bermain dalam lima laga, mencatatkan dua clean sheet dan hanya kebobolan lima gol.
Kini dengan jam terbang dan mental yang terasah di level tertinggi Liga Belanda, kehadiran Paes diharapkan bisa menambah kekuatan signifikan di sektor penjaga gawang Timnas Indonesia dalam skuad final berisi 24 pemain pilihan John Herdman.