- Pelatih John Herdman terlihat sangat cerewet dan terus memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis.
- Alasan teknis di balik sikapnya adalah karena waktu persiapan tim yang singkat, sehingga pemain butuh pengingat taktis secara konstan di lapangan.
- Sikap cerewet Herdman terbukti sukses membuat Skuad Garuda tampil disiplin, meraih target menang 4-0, dan terhindar dari jebakan serangan balik lawan.
“Menurut saya kedisiplinan untuk menahan badai awal itu sangat penting malam ini, kami tahu mereka akan keluar menyerang pada menit-menit pertama dan jika kami bisa memastikan kami disiplin dan profesional pada 15, 20 menit pertama, kami tahu peluang kami akan datang,” ujar Herdman.
Hasilnya, target ambisius untuk menang telak sekaligus menjaga gawang agar tetap perawan sukses dieksekusi dengan sempurna oleh anak asuhnya.
“Jadi apa yang paling membantu, saya pikir apa yang saya temukan benar-benar solid dalam penampilan ini adalah profesionalisme para pemain. Saya pikir mereka, mereka jelas, mereka menetapkan target, targetnya mencetak empat gol dan menjaga clean sheet, dan untuk melakukan keduanya adalah hal yang sangat penting,” tuturnya.
Sang pelatih pun merasa sangat bangga melihat kedewasaan mental para pemain yang tidak serakah memburu gol tambahan hingga merusak keseimbangan formasi.
“Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap, Anda tahu, mencoba mencetak lebih banyak gol ketika tim lawan bertahan dan Anda bisa terbuka dan terkena serangan balik. Tetapi malam ini kedisiplinan itu ada. Saya sangat terkesan,” kata Herdman.