Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09 WIB
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
Pesepak bola Timnas Indonesia Calvin Verdonk (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Bulgaria Christian Stoyanov (tengah) pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). (Antara/Asprilla Dwi Adha)
baca 10 detik
  • Calvin Verdonk sukses membuktikan diri sebagai pemain serbabisa dengan memainkan lima posisi berbeda sejak melakoni debutnya di Timnas Indonesia.
  • Bermula sebagai bek di era STY, Verdonk berevolusi menjadi gelandang bertahan era Kluivert, dan kini jadi pengatur serangan di era Herdman.
  • Pelatih John Herdman memuji kecerdasan taktik Verdonk yang juga tampil sangat apik membawa klub Lille bersaing di papan atas Liga Prancis.

Suara.com - Transformasi posisi luar biasa tengah dialami oleh penggawa Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, yang kini menjelma menjadi pemain paling serbabisa di bawah arahan pelatih John Herdman.

Evolusi permainan bintang klub Lille tersebut membuktikan kualitasnya yang mampu menempati lima posisi berbeda sejak debut bersama skuad Garuda.

Perjalanan kariernya di level internasional merekam jejak fantastis mulai dari peran kokoh di lini belakang hingga kini dipercaya menjadi pengatur serangan andalan pada ajang FIFA Series 2026.

Berdasarkan catatan statistik penampilannya, pemain keturunan Aceh ini telah membukukan total 14 penampilan resmi sejak pertama kali berseragam Merah Putih.

Pada era kepemimpinan pelatih sebelumnya yakni Shin Tae-yong, ia lebih difokuskan sebagai tembok kokoh dengan mengisi pos bek tengah kiri dalam skema tiga bek sejajar maupun sebagai wingback kiri.

Laga berat melawan Arab Saudi, Australia, hingga Jepang pada tahun lalu menjadi bukti sahih ketangguhannya saat ditugaskan menjaga area pertahanan.

Perubahan posisinya mulai terlihat nyata ketika tongkat kepelatihan beralih ke tangan Patrick Kluivert yang menariknya lebih ke tengah untuk menjadi seorang gelandang bertahan.

Peran krusial sebagai pemutus serangan lawan tersebut ia jalankan dengan sangat apik saat tim nasional bertanding melawan Lebanon, Irak, hingga laga kontra Saint Kitts and Nevis baru-baru ini.

Kini, di bawah komando pelatih baru John Herdman, transformasi sang pemain semakin radikal dengan mengemban tugas sebagai gelandang serang.

baca juga

Puncak inovasi taktik ini terlihat jelas pada partai final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria.

Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026), ia diplot mengisi satu dari dua pos gelandang serang dalam formasi 3-4-3.

Meski timnya harus menelan kekalahan tipis 0-1, performa brilian sang pemain yang memerankan "nomor 10" tetap mendapatkan apresiasi setinggi langit.

"Penampilannya malam ini luar biasa. Dia pemain yang komplet. Ia punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan yang baik," kata John Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan usai.

Sang juru taktik asal Inggris itu meyakini bahwa atribut teknis yang dimiliki pemainnya tersebut sangat krusial bagi strategi permainan tim pada masa mendatang.

"Dan saya pikir Calvin akan menjadi bagian besar dari masa depan tim ini dalam mengontrol tempo di lini tengah," ucap Herdman saat menilai kualitas Verdonk.

"Saya bangga dengan Calvin. Dia bermain di level tertinggi malam ini. Dia pantas mendapatkan lebih," kata dia.

Menyikapi bongkar pasang posisi ekstrem yang dialaminya, sang pemain sendiri mengaku sama sekali tidak merasa keberatan dengan hal tersebut.

"Saya bermain di posisi mana pun pelatih menempatkan saya. Entah itu, gelandang, atau bek sayap, bek tengah. Hari ini juga nomor 10. Saya akan bermain di posisi mana pun yang pelatih mau dan itu tidak masalah," kata Verdonk di mixed zone SUGBK.

Kematangan taktik sang pemain saat membela negara tentu berbanding lurus dengan jam terbang tinggi yang ia dapatkan di benua Eropa pada musim ini.

Ia tercatat sudah tampil sebanyak 21 kali di berbagai kompetisi elit, termasuk 13 penampilan di Liga Prancis dan tujuh laga di ajang Liga Europa.

Kontribusi nyatanya berhasil membawa klubnya bertengger di peringkat kelima klasemen liga domestik dengan 47 poin sekaligus melaju ke babak 16 besar Liga Europa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria

Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:04 WIB

Tak Tergantikan! Ini Satu-satunya Pemain yang Tampil Penuh Selama FIFA Series 2026

Tak Tergantikan! Ini Satu-satunya Pemain yang Tampil Penuh Selama FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Dominasi Semu Timnas Indonesia, Herdman Ungkap Faktor Kekalahan Garuda atas Bulgaria

Dominasi Semu Timnas Indonesia, Herdman Ungkap Faktor Kekalahan Garuda atas Bulgaria

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

PSSI Tertantang Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Bergengsi Lain Usai FIFA Series

PSSI Tertantang Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Bergengsi Lain Usai FIFA Series

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:47 WIB

Jay Idzes Puji Energi dan Semangat John Herdman di Pinggir Lapangan

Jay Idzes Puji Energi dan Semangat John Herdman di Pinggir Lapangan

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×