- Arsenal tersingkir dari perempat final Piala FA setelah kalah 1-2 melawan Southampton di Stadion St Mary’s, Minggu dini hari.
- Gol kemenangan Southampton dicetak Ross Stewart dan Shea Charles, sementara Arsenal hanya mampu membalas melalui Viktor Gyokeres saja.
- Kekalahan ini memupus ambisi Arsenal meraih tiga gelar musim ini setelah sebelumnya mereka juga gagal menjuarai Piala Liga.
Suara.com - Arsenal mengubur mimpi melaju ke semifinal Piala FA.
The Gunners secara mengejutkan disingkirkan klub divisi Championship, Southampton, dengan skor 1-2 pada laga perempat final di Stadion St Mary’s pada Minggu (5/4/2026) dini hari WIB.
Ross Stewart dan Shea Charles menyingkirkan Arsenal yang sempat menyamakan kedudukan melalui Viktor Gyokeres.
"Jelas, kami sangat kecewa. Kami ingin kembali ke Wembley secepat mungkin, dan kami belum berhasil melakukannya - jadi pertama-tama, selamat kepada Southampton karena telah berada di sana," kata Arteta melansir situs resmi klub.
Melansir ANTARA, Arsenal yang tampil sebagai tim tamu membuat eluang pertama pada menit ke-6 lewat sepakan jarak jauh Max Dowman, tetapi kiper Southampton Daniel Peretz sigap menggagalkannya.
Peretz kembali tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Martin Odegaard pada menit ke-25.
Meski terus ditekan, Southampton malah mencuri gol dari serangan balik. Ross Stewart sukses memanfaatkan umpan James Bree untuk membawa tuan rumah unggul 1-0 pada menit ke-35.
Arsenal mencoba membalas, termasuk melalui peluang Christian Norgaard, tetapi skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas serangan. Gabriel Jesus mengancam lewat sundulan pada menit ke-50.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-68. Viktor Gyokeres memaksimalkan umpan Kai Havertz untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Tapi Southampton kembali unggul pada menit ke-85. Shea Charles mencetak gol lewat tembakan ke pojok kiri bawah gawang yang gagal dijangkau Kepa Arrizabalaga.
Arsenal hampir menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir melalui Gabriel Martinelli, tetapi peluang Peretz menggagalkannya.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Arsenal setelah gagal menjuarai Piala Liga.
Ambisi meraih tiga gelar pun pupus. Kini mereka hanya memiliki peluang di Liga Inggris dan Liga Champions.